Home > KRIMINAL & HUKUM > Sepekan Buron, Dua Pelaku Pengeroyokan Dilumpuhkan

Sepekan Buron, Dua Pelaku Pengeroyokan Dilumpuhkan

image

KENDAL – Setelah sempat buron selama sepekan, pelaku penganiayaan dua remaja di depan Warnet Maestro, Kalibendo akhirnya takluk. Aksi pengeroyokan tersebut juga terekam CCTV minimarket yang berada di seberang lokasi kejadian.

Dalam rekaman CCTV terlihat sekelompok pemuda berlarian mengejar dua pemuda yang mengendarai sepeda motor.  Dua pengendara motor langsung dipukul belasan pemuda hingga tidak sadarkan diri. Dalam rekaman CCTV minimarket ini juga terlihat kelompok pemuda lari tunggang langgang saat mengetahui mobil polisi datang ke lokasi kejadian.

Akibat aksi penganiayaan ini dua orang mengalami luka hingga mendapat jahitan di kepala. Dua pelaku penganiayaan ini ditangkap polisi setelah dilakukan upaya persuasif kepada tokoh masyarakat.  Keduanya dijemput di rumah masing-masing dan diamankan di Polsek Kaliwungu.

Kedua pelaku yang diamankan yakni, Dimas Bayu Kusuma (19) dan Hendrian Rio Kurniawan (19) warga Kampung Jagalan Desa Kutoharjo Kaliwungu. Menurut keterangan kedua pelaku aksi penganiayaan ini dilakukan karena korban Joko Saputro dan Gusti Darma Tantri datang dalam kondisi mabuk dan menantang warga.

Keduanya mengaku hanya ikut-ikutan memukul korban karena banyak pemuda yang sedang duduk –duduk melakukan aksi penganiayaan. “Saya ikut-ikutan saja dan memukul dengan tangan,” kata Dimas.
Kedua pelaku hanya menggunakan tangan dan memukul sedangkan yang menggunakan senjata tajam pelaku tidak mengetahui karena jumlahnya banyak.

Kapolres Kendal AKBP Haryyo Sugihartono melalui Kapolsek Kaliwungu AKP Ujang Syamsudin mengatakan, penganiayaan ini terjadi dampak dari perkelahian di arena dangdut malam sebelumnya. “Polisi menggunakan cara persuasif dengan mendekati tokoh masyarakat agar pelaku menyerahkan diri. Dan upaya ini berhasil pelaku dijemput petugas tanpa kekerasan dan tidak ada perlawanan,” terangnya.

Kedua pelaku penganiayaan ini masih diperiksa polisi untuk mengetahui pelaku lainnya yang masih buron. Dua pelaku penganiayaan ini bakal dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. (MJ-01)

Ini Menarik!

Tren Penjualan Eceran di Semarang Belum Naik

Share this on WhatsApp    SEMARANG – Penjualan ritel atau eceran di Kota Semarang pada …

Silakan Berkomentar