Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Sekjen SAR Boyolali Tewas Terjatuh Saat Latihan

Sekjen SAR Boyolali Tewas Terjatuh Saat Latihan

image
Pohon beringin besar di halaman kantor BPBD Boyolali, tempat korban terjatuh saat latihan.

BOYOLALI – Duka menyelimuti Tim SAR Kabupaten Boyolali. Salah seorang anggota terbaiknya, Jatmiko Aribowo (26), meninggal dunia akibat terjatuh saat latihan. Warga Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali itu terjatuh saat latihan vertikal rescue di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang juga menjadi Mako Tim SAR Boyolali.

Jenazah Sekretaris Jenderal (Sekjen) SAR Boyolali itu dimakamkan Selasa (16/9) siang. Diduga, korban terpeleset hingga akhirnya terjatuh dari pohon beringin besar itu saat hendak memodifikasi tali. Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 15 meter.

Komandan SAR Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, mengatakan korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit Pandan Arang, Boyolali. Peristiwa itu sendiri terjadi sekitar pukul 16.20, Senin (15/9). “Korban ini merupakan kader terbaik di Tim SAR Boyolali. Bahkan dia merupakan instruktur vertikal rescue ini,” kata Yoyok, sapaan akrab Kurniawan Fajar Prasetyo.

Dikemukakan, latihan penyelamatan merupakan kegiatan rutin yang diadakan tim SAR Boyolali. Hari Senin (15/9) kemarin, digelar latihan vertikal rescue. Para anggota latihan repling di pohon beringin besar yang ada di halaman depan Mako.

Latihan dimulai sejak siang hari. Jatmiko yang akrab disapa Koko itu tiba di Mako SAR sekitar pukul 12.30. Setelah istirahat dan makan, korban kemudian bergabung latihan. Sore itu, Koko yang juga instruktur repling, naik ke atas pohon besar itu bermaksud memodifikasi tali. Koko naik secara manual dengan memanjat pohon.

Namun, sesampainya diatas, tiba-tiba korban terjatuh. Korban sempat berusaha meraih tali yang sudah terpasang. Namun diduga, korban salah meraih tali. Tali yang ditarik justru tali simpul. Korban pun langsung terjatuh. Nahas, tempat korban terjatuh merupakan paving blok.

Yoyok menduga, korban terpeleset. “Kemungkinan korban terpeleset. Tali yang diraihnya kemungkinan juga salah, yaitu tali simpul, sehingga saat ditarik langsung los,” katanya.

Yoyok juga memastikan peralatan yang digunakan saat latihan dalam kondisi baik. Sehingga aman digunakan. “Tali yang sudah terpasang sebelumnya sudah digunakan repling tiga orang dan aman, tidak masalah,” jelasnya.

Menurut Yoyok, korban bergabung dengan tim SAR Boyolali sejak tahun 2004. Saat ini dia menjabat sebagai Sekjen SAR Boyolali. Korban juga anggota Pemadam Kebakaran BPBD Boyolali. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar