Sedikitnya, 30 Rumah dan 100 Orang Tertimbun di Longsor Banjarnegara

ilustrasi
ilustrasi

BANJARNEGARA-Akibat hujan deras yang mengguyur Banjarnegara dan sekitarnya menyebabkan tanah longsor di beberapa tempat. Jumat (12/12), sekitar pukul 17.00, terjadi tanah longsor di dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara.

Akibat kejadian ini, sedikitnya 22 rumah dikabarkan tertimbun material longsor. Menurut Kepala kantor SAR Semarang, Agus Haryono, ada sekitar 53 kepala keluarga yang tertimbun. Namun dirinya belum bisa memastikan berapa korban jiwa yang tertimbun.

“Tim sudah berusaha untuk mendekati lokasi, sore kemarin. Namun di lokasi longsor masih hujan deras, gelap, tidak ada penerangan karena listrik padam. Kemarin berhasil mengevakuasi 1 korban meninggal dan 4 korban selamat. Namun tiba tiba ada longsor susulan, jadi untuk sementara pencarian kami hentikan,” kata Agus.

Selain itu, menurut Agus, masih ada longsor susulan. Oleh karena itu kondisinya masih sangat berbahaya untuk didekati. Sebagian Dusun Jemblung yang tertimbun diapit dua bukit sebelah barat dan timur. “Yang longsor adalah bukit sebelah timur,” tambahnya. Hingga malam tadi tim masih berdiskusi memikirkan cara, bagaimana mencari dan mengevakuasi korban yang masih tertimbun.

Hingga pagi ini, data korban akibat longsor masih simpang siur. Belum ada data yang pasti berapa rumah yang tertimbun. Tapi BPBD menyebutkan, sedikitnya ada 30 rumah yang tertimbun dan 100 orang lebih diduga masih tertimbun. Korban tewas yang sudah ditemukan hingga pagi ini berjumlah 2 orang. “Tadi malam kita evakuasi 1 orang kemudian pagi tadi juga 1 orang,” pungkas Agus. (ade)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

4 + 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.