Beranda JATENG RAYA Satpam Dibekap, Perampok Sikat Rp 140 Juta

Satpam Dibekap, Perampok Sikat Rp 140 Juta

3
0

?
 
KENDAL – Sebuah kantor distributor rokok di Kelurahan Karangsari Kota Kendal dirampok empat orang Senin (01/05) pagi. Satpam kantor dibekap dan dilakban mulut serta matanya. Kawanan perampok ini merusak brankas yang ada di dalam kantor dan membawa kabur uang Rp 140 juta. Polisi masih memburu pelaku yang diduga berjumlah lebih dari tiga orang ini.

Aksi perampokan ini diketahui warga sekitar setelah mendengar teriakan minta tolong dari dalam kantor. Salah satu warga kemudian masuk ke dalam kantor dan menemukan satpam diikat tangan dan kakinya serta mulut dilakban. “Satpam telungkup di teras kantor sementara kondisi kantor berantakan. Tangan dan kakinya di ikat dan mulutnya dilakban,” kata Sutopo warga sekitar.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi untuk kemudian dilakukan olah tempat kejadian.
Ikatan di tangan dan kaki satpam kemudian dibuka serta dimintai keterangan polisi. Satpam  mengaku seorang yang mengedor pintu langsung membekap dan menodongkan senjata. Ia kemudian diseret masuk dan diikat tangan dan mulutnya dilakban.

“Awalnya ada orang yang mengaku dari Gudang Garam, terus setelah saya buka gerbangnya langsung dibekap dan diseret masuk. Saya tidak berani berteriak karena satu orang lagi menodongkan senjata ke saya. Tangan dan kaki kemudian diikat serta mulut dilakban, ada empat orang yang masuk,” jelas Janatul Naim, satpam kantor kepada petugas Polres Kendal.

Polisi yang datang melakukan olah tempat kejadian dan mengerahkan anjing pelacak. Kondisi kantor berantakan brankas yang ada di ruang belakang diseret pelaku ke luar di ruang tengah. “Diduga pelaku dengan menggunakan linggis kecil merusak brankas untuk mengambil uang yang ada di dalamnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar.

Ditambahkan kasat, rai keterangan saksi pelaku berjumlah empat orang, mengenai senjata yang digunakan polisi masih melakukan pendalaman apakah senjata api atau hanya air soft gun. “Jumlah uang yang diambil keterangan dari pegawai kantor sekitar Rp 140 juta,” imbuhnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang dari dalam kantor yakni kayu bekas congkelan, besi brankas dan linggis kecil yang ditinggal pelaku. Untuk pemeriksaan lebih lanjut polisi memasang garis polisi dan memeriksa sejumlah karyawan kantor. (MJ-01)