Beranda JATENG RAYA Samsul Huda Dikenal Pendiam Oleh Mantan Tetangga

Samsul Huda Dikenal Pendiam Oleh Mantan Tetangga

53
0
BERBAGI
Lingkungan Jalan Candi Mutiara Timur IV 337, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan. Tempat dulu Samsul Huda pernah tinggal. (foto: metrojateng/Efendi)
SEMARANG – Almarhum Aiptu Samsul Huda merupakan sosok yang pendiam di mata para mantan tetangganya. Di alamat yang melekat pada kartu identitasnya, tertulis alamat di Jalan Candi Mutiara Timur IV 337, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan. Namun didatangi lokasi tersebut, ternyata ia sudah pindah sejak kurang lebih dua tahun lalu.
“Orangnya baik mas kalau disini diam. Tapi kalau ada kegiatan warga dia juga selalu ikut kalau pas tidak ada tugas kerjaan,” ujar Budi, mantan tetangga Samsul, Sabtu (20/1) sore.┬áBudi mengatakan, sejak Samsul pindah ia tak pernah lagi melakukan komunikasi. Rumah yang dulunya milik Samsul kini sudah dijual dan di tempati oleh penghuni baru.
“Kayaknya itu pindah di daerah mijen, tapi saya tidak tahu tempatnya sepertinya di daerah belakang Pasar Ace. Tadi juga ada beberapa orang kesini nyari rumahnya, tapi pada kecelik,” imbuh Budi yang juga kaget mendengar adanya berita mantan tetangganya (Samsul) tewas dibunuh.
Penelusuran berlanjut ke Mijen. Seorang petugas Polsek Mijen yang mengenal Samsul mengatakan Samsul telah pindah dari rumah di belakang Pasar Ace, sejak dua bulan lalu. “Sekarang sudah pindah ke Perumahan Teras Bali. Tepatnya saya kurang tahu, mending lansung ke sana saja,” ujar petugas tersebut.
Satpam Perumahan Teras Bali, Rahmat membenarkan bahwa Samsul telah tinggal di perumahan tersebut sejak dua bulan lalu. Rumahnya nerada di Blok K1, saat itu terlihat sepi dan tidak ada aktifitas sama sekali.
Ditanya soal kebiasaan Samsul selama dua bulan terakhir, Rahmat mengatakan tidak begitu tau tentangnya. Ia mengatakan jarang berkomunikasi dengan Samsul, hanya melihat ketika keluar dan masuk perumahan.
“Orangnya diam, jarang berkomunikasi sama saya juga. Biasanya kalau pulang malam, kadang sore tapi keluar lagi. Tidak pasti,” ujar Rahmat.
Rahmat juga mengatakan, beberapa kiriman bunga yang ditujukan ke rumah di Blok K1 tersebut terlihat dibawa keluar kembali. Salah satunya ucapan bela sungkawa dari Kapolda juga dibawa keluar kembali setelah memasuki perumahan tersebut. “Kabarnya, jenazahnya katanya mau dimakamkan di Magelang,” pungkas Rahmat.
Sementara itu, Jenazah Almarhum Samsul Huda memang dibawa ke Rumah duka di Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Magelang. Jemazah dibawa dari RS Bhayangkara, Semarang menuju ke rumah duka sekitar pukul 13.30.
Samsul Huda ditemukan tewas di pinggir Jalan Arteri Yos Sudarso, tepatnya di daerah depan Hotel Puri Garden, Sabtu (20/1) dini hari. Saat ditemukan, korban dalam kondisi telungkup dengan pakaian lengkap serta sepeda motor milik korban ambruk di dekat korban. Kini korban telah dibawa ke rumah duka. (fen)
Caption : Foto suasana di mantan rumah Samsul Huda, Sabtu (20/1) sore.