Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Salah Jalur, Dua Pendaki Tersesat di Merapi

Salah Jalur, Dua Pendaki Tersesat di Merapi

ilustrasi
ilustrasi

BOYOLALI – Tim SAR berhasil menemukan dua orang pendaki yang sempat tersesat di gunung Merapi, Minggu (14/12). Kedua pendaki itu ditemukan di jalur pendakian menuju Babadan, Magelang, dalam kondisi selamat.

Koordinator Posko Barameru Merapi, Samsuri, mengatakan kedua pendaki itu, yakni Kunto Bagus Satrio (21), mahasiswa UNS Solo dan Leo (21), dari Magelang. Keduanya mendaki Gunung Merapi bersama tiga temannya pada Sabtu (13/12) malam.

Di Pasar Bubrah, kawasan puncak Merapi pada Minggu pagi, saat turun keduanya terpisah dari tiga rekan lainnya. Kemudian satu orang turun meminta bantuan, sedangkan yang dua orang menunggu di Pasar Bubrah.

Mendapat laporan itu, tim Barameru Merapi langsung mengirim dua orang untuk menyisir jalur-jalur pendakian. Sekitar pukul 15.00, dua pendaki yang sempat hilang itu berhasil ditemukan. Kunto dan Leo ditemukan di jalur pendakian menuju Babadan, Magelang. Sampai pukul 16.30, kedua pendaki masih dikondisikan di lokasi penemuan. “Informasi dari tim, keduanya dalam kondisi sehat,” kata Samsuri dihubungi wartawan melalui telepon selulernya.

Dikemukakan, kedua pendaki itu tersesat karena salah jalur. Saat hendak turun, yang mestinya ambil jalur lurus, tetapi malah mengambil ke kiri (jalur arah Babadan).

Selain mencari pendaki tersesat, timnya juga mengevakuasi seorang pendaki yang sakit. Mereka adalah rombongan dari Jogja, sebanyak empat orang. Sekitar pukul 16.30, pendaki itu masih di Pos 2. “Salah satu pendaki sakit paru-paru. Sampai sore ini tim kami masih melakukan evakuasi, dan segera turun. Ini baru sampai Pos 2,” jelas Samsuri.

Ditambahkan dia, meski musim hujan tetapi aktivitas pendakian ke gunung Merapi tetap tinggi. Bahkan, Sabtu malam kemarin jumlah pendaki mencapai 300 orang.

Sementara itu Kapolsek Selo, AKP Yadiyo, mengimbau kepada para pendaki untuk berhati-hati. Karena saat ini musim penghujan, cuaca di puncak sering berkabut dan badai serta jalur yang licin. Pihaknya pun meminta pendaki untuk melaporkan data pribadi ke Polsek Selo maupun Pos pendakian, sebelum naik. (MJ-07)

 

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar