Sabu Setengah Kilo Diselipkan Pembalut, Wanita Ini Diringkus saat Turun dari Pesawat

SEMARANG – Seorang wanita asal Sumatera Utara berinisial EW (41) diamankan petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jateng dan DIY bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jateng. Dia kedapatan hendak menyelundupkan sabu melalui jalur udara yang disembunyikan di dalam pembalut.

Wanita anggota jaringan narkoba internasional diringkus saat turun di Bandara Ahmad Yani. Foto: metrojateng.com/efendi

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jateng dan DIY, Parjiya mengatakan, tersangka disergap di terminal kedatangan Bandara Ahmad Yani Semarang, Senin (19/2) lalu. Saat itu ia tiba di bandara setelah melakukan perjalanan udara dari Kuala Lumpur.

“Berdasarkan analisis kami, tersangka ini menampilkan tingkah laku mencurigakan. Hal tersebut menjadi salah satu dasar untuk kami melakukan pemeriksaan,” ujar Parjiya saat memberi keterangan di Kantor Wilayah DJBC Jateng dan DIY, Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang (22/2).

Dalam pemyergapan tersebut, petugas menemukan satu bungkus sabu seberat 538 gram. Sabu tersebut disembunyikan di dalam pembalut yang dipakai oleh EW.

“Setelah itu dilakukan pengecekan laboratorium oleh petugas, memang positif sabu dengan berat kotor 538 gram,” imbuh Parjiya.

Sementara, Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Dani Kustoni mengatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan terkait kasus ini. Ia mengatakan peredaran sabu ini termasuk jaringan Internasional.

“Ini tersangka memang sengaja datang ke Semarang, sabunya sudah ada yang memesan. Dia mengaku sudah ada yang menunggu di salah satu hotel di Semarang, namun setelah dicek tidak ada, ini akan kami dalami,” tukas Dani.

Kini pihak Ditresnarkoba Polda Jateng masih melakukan penyelidikan terkait asal serta siapa yang akan menerima sabu tersebut. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

12 − = 9

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.