Beranda JATENG RAYA METRO MURIA Rumah Nyaris Roboh, Nenek Ini Numpang Tidur Berpindah-pindah

Rumah Nyaris Roboh, Nenek Ini Numpang Tidur Berpindah-pindah

37
0
BERBAGI

JEPARA – Asiyah (60) tak kuat menahan air mata saat menceritakan nasib yang dialaminya. Hidup di bawah garis kemiskinan, rumahnya nyaris roboh dan tak bisa ditempati.

Asiyah di depan rumahnya yang nyaris roboh

Warga Desa Ngeling RT 2 RW 5 Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara ini harus berpindah-pindah untuk menumpang tidur. Kalau siang hari, ia mencari sisa gabah di sawah untuk makan.

Ia hidup bersama anak lelakinya, Fajar Aji Yusri Huda (14), penyandang tunawicara. Saat ini anaknya itu sedang menjalani rehabilitasi di Salatiga. Sedangkan anak perempuannya, Desi Ayuningtyas hidup ikut suaminya.

Saat hujan, air masuk ke semua ruangan. Kondisi itu juga membuat rumahnya terlihat sangat kumuh. Ditambah dengan perabot yang berserakan di sudut ruangan.

“Saya tidak punya apa-apa lagi. Harta saya hanya anak saya itu, sekarang rehabilitasi Salatiga. Dia tunawicara dan kena gangguan syaraf,” katanya, Kamis (8/3/2018).

Diceritakannya, suaminya Sujiyono meninggal lima tahin lalu. Suaminya itu dulunya adalah seorang wartawan di Surabaya. Mereka pernah hidup bahagia dan membangun rumah.

“Tapi, rumah yang kami bangun itu terpaksa saya jual kepada keponakan untuk biaya pengobatan suami. Dulunya, suami saya bekerja menjadi wartawan di Surabaya,” lanjut dia.

Saat ini, rumahnya sudah sangat memprihatinkan. Bahkan ia sendiri tidak berani tidur di rumahnya karena khawatir akan roboh. Terpaksa, ia harus berpindah-pindah menumpang di rumah tetangga atau kerabatnya.

“Saya tidak berani tidur di rumah karena khawatir roboh. Pernah ada bantuan berupa sembako, dan Fajar dibawa ke Panti Rehan di Salatiga oleh petugas, saya tidak kenal. Tapi untuk bantuan bedah rumah belum ada,” tandasnya, yang masih menyeka air mata.(MJ-23)