Rugi, Ratusan Sopir Taksi Desak Gubernur Stop Transportasi Online

SEMARANG – Ratusan sopir taksi hari ini, Kamis (7/9) menggelar unjuk rasa di Jalan Pahlawan Semarang untuk mendesak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk menyetop bisnis transportasi online yang semakin merebak di sejumlah daerah.

Danang Sulistyono, sopir Kosti Solo kecewa dengan peredaran driver-driver taksi online yang ada di wilayahnya. Sebab, banyak penumpangnya yang diserobot oleh driver online.

Tak hanya itu saja, katanya. Persaingan antara taksi dengan driver online semakin tidak sehat. Driver online beroperasi secara ilegal, katanya. Jumlahnya pun terus bertambah tanpa mengikuti aturan yang berlaku.

“Parahnya lagi, transportasi online kan enggak punya aturan yang tetap. Mereka enggak punya undang-undang. Makanya kami kesal kalau mereka beredar seenaknya sampai membuat pendapatan kami turun drastis hampir 50 persen,” ungkap Danang kepadametrosemarang.com.

Pramono, sopir lainnya mendesak Ganjar untuk menyetop semua operasional transportasi online. Ia secara tegas menolak peredaran transportasi online yang cenderung merugikan pelaku usaha konvensional.

“Ada 45 sopir Kosti yang bergabung dengan sopir taksi lainnya untuk berunjuk rasa di Gubernuran. Pokoknya harus disetop,” katanya.

Selain Kosti, terdapat pula sopir-sopir taksi dari Gelora, Bengawan, Mahkota ratu, Sakura, Wahyu Taksi, Angkasa, Boyolali Taksi serta Atlas Taksi sampai Bluebird.Taksi-taksi dari Tegal, Pekalongan, Kudus, Magelang dan Purworwejo juga ikut bergabung di Jalan Pahlawan.

Kehadiran angkutan beraplikasi online, kata seorang orator demonstrasi telah menimbulkan berbagai masalah. Bahkan setelah pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM-26-Tahun 2017, ada 14 pasal yang dicabut oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia No 37 P/HUM/2017.

“Kami merasa dirugikan,” tandasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 79 = 83

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.