Ritual Susuk Wangan Wali, Syukuri Sumber Air Melimpah

Anggota Koramil 14/Limbangan Kodim 0715/Kendal menghadiri ritual Susuk Wangan Wali di Desa Peron, Kendal. (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

 

KENDAL – Warga Desa Peron, Kecamatan Limbangan, Kendal melakukan ritual Susuk Wangan Wali. Sembilan nasi tumpeng yang sudah diberi doa, dibawa oleh tokoh adat ke saluran irigasi untuk dilarung. Ritual kuno ini dilakukan untuk mensyukuri sumber yang melimpah airnya untuk pengairan sawah.

“Tradisi Susuk Wangan di Desa Peron merupakan adat sedekah sungai. Ini karena rasa syukur terhadap Allah SWT,” kata tokoh Adat Desa Peron, Mbah Kusnadi. Menurutnya, ada tiga pendahulu yang juga dihormati melalui tradisi ini. Ialah Kyai Kisabar Iman,  Kyai Citrongodo, dan Nyai Ukel. Ketiganya adalah yang mengawali pembukaan saluran air hingga dapat mengairi Desa Peron.

Tradisi ini erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari warga yang banyak berkutat dengan pertanian dan sumber air. Di Desa Peron, Susuk Wangan dilakukan rutin setiap tahun. Tradisi tersebut juga bermakna membersihkan saluran air.

“Pada tradisi susuk sawang aneka hasil tanaman warga dibawa. Tumpeng dengan lauk ayam panggang juga dibawa untu didoakan,” kata Kusnadi. Setelah dibacakan doa oleh tokoh adat, tumpeng kemudian dibagi-bagi kepada warga untuk dimakan bersama.

Ritual Susuk Wangan Wali untuk mensyukuri sumber air melimpah. (foto: metrojateng.com/ Edi Prayitno)

Kepala Desa Peron, Sugiono mengatakan, sebelum ritual dilaksanakan, lebih dulu dilakukan gotong royong, membersihkan saluran air. “Hal itu sebagai upaya melestarikan sumber air gunung yang dianggap pembawa berkah kemakmuran,” katanya.

Ritual kali ini dihadiri Camat Limbangan, Danramil 14/Limbangan Kodim 0715/Kendal, dan Kapolsek Limbangan. “Seperti menjaga aliran sungai dan irigasi sehingga tidak mengganggu stabilitas lahan pertanian,” kata Danramil 14/Limbangan Kapten Inf Ngadiono. (MJ-01)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 4

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.