Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Rencana Kenaikan Tarif Kelas III RSU Pandan Arang Ditentang Dewan

Rencana Kenaikan Tarif Kelas III RSU Pandan Arang Ditentang Dewan

RSU Pandan Arang Boyolali. Foto Metrojateng/dok
RSU Pandan Arang Boyolali. Foto Metrojateng/dok

BOYOLALI – Rencana RSU Pandan Arang (RSUPA) Boyolali, yang akan merevisi Perda No 14/2011, dikritisi politisi dari Fraksi Golkar DPRD setempat. Ketua FPG, Agus Ali Rosidi, keberatan jika revisi itu nantinya akan menaikkan tarif pelayanan kesehatan kelas III di rumah sakit milik Pemda tersebut.

Agus mengjelaskan, pada tahun 2015 nanti RSUPA berencana mengusulkan revisi Perda tentang tarif kesehatan. Namun pihaknya keberatan jika tarif kelas III dinaikkan. “Jika revisi Perda itu nantinya justru untuk menaikan tarif kesehatan kelas III, saya sarankan ganti usulan saja, mumpung belum terlanjur,” ujar Agus Ali Rosidi, Jumat (28/11).

Pasalnya, tarif untuk kelas III tentu berkaitan erat dengan masyarakat menengah kebawah. Ia memberikan solusi bila RSUPA ingin menaikan tarif, sebaiknya untuk kelas I dan II. Sedangkan tarif kepas III tetap, sehingga akan terjadi subsidi silang. “Kami tidak menolak tapi keberatan saja bila yang dinaikan nanti tarif kelas III,” kata Ali.

Menurut Agus, usulan kenaikan itu karena status RSUPA juga akan naik. Dengan kenaikan status itu memang juga meningkatkan pelayanan. Namun pihaknya berharap, kenaikan status itu kalau mau dibarengi dengan kenaikan tariff, untuk kelas satu dan kelas dua saja.

Sementara itu Kasubag Humas RSU Pandan Arang, Etty mengakui memang mengusulkan perubahan Perda No 14 tahun 2011 itu. Namun, pihaknya belum sampai ke bentuknya nanti seperti apa. “Yang jelas belum tercover layanan baru dalam tarif kelas tiga,” terang dia.

Padahal, sudah ada alat dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sudah bisa menjalankan alat-alat yang ada. Ia mencontohkan, saat ini sudah ada fasilitas untuk pemasangan kawat gigi itu belum masuk ke dalam kelas tiga. “Kami usulkan perubahan agar fasilitas itu tercover juga di kelas III. Nanti dibahasannya mau naik atau turun kita juga belum tau kan ini baru sekadar usulan,” terang Etty dihubungi wartawan.

Sedangkan Bupati Boyolali Seno Samodro, menyatakan RSU Pandan Arang tidak hanya bersifat ekonomis, melainkan lekat dengan fungsi sosial. Dengan kenaikan kelas RSU Pandan Arang dari kelas C menjadi kelas B, tentu pelayanan juga akan lebih baik. Usulan kenaikan tarif kelas III, hal tersebut tidak akan berpengaruh pada masyarakat miskin. “Karena saat ini 400.000-an masyarakat Boyolali sudah masuk BPJS. Itu belum yang dibiayai oleh Pemkab,” tandasnya. (MJ-07)

 

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar