Home > JATENG RAYA > Rayakan Hari Pers Nasional 2017,Wartawan Dibungkam 3 Gol Oleh Forkopimda Magelang

Rayakan Hari Pers Nasional 2017,Wartawan Dibungkam 3 Gol Oleh Forkopimda Magelang

Pertandingan persahabatan antara Forkompimda Kota Magelang dengan wartawan yang biasa bertugas di Kota Magelang, dalam rangka HPN 2017, Jumat (10/2) di halaman setda setempat. (foto: ch kurniawati)

MAGELANG – Kemeriahan sangat terasa saat berlangsungnya pertandingan sepakbola persahabatan antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Magelang dengan wartawan, dalam rangka HPN 2017, Jumat (10/2). Tim wartawan kalah telak dengan skor 3-1, tak berdaya karena menghadapi gempuran para pejabat di halaman Setda Kota Magelang.

    Dari tiga gol yang berhasil di cetak, salah satunya disarangkan Walikota Magelang Ir Sigit Widyinindito. Dua gol lain dilesakkan Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo dan Danramil 01/Magelang Selatan mayor (inf) Joko Nugroho.

    “Tim Forkompimda memang jago, kami merasa kurang latihan,” kata Eko Susanto, wartawan Sindo yang menjaga gawang memberi alasan.

    Satu-satunya gol pelipur lara para wartawan di cetak oleh Dhian Adi (Kontributor TV One).

     Pada pertandingan pertama tersebut, kedua tim saling menyerang sengit. Hanya saja memang tim wartawan Kota Magelang  tidak berdaya  menghadapi gempuran tim lawan.

    Hingga wasit Sutikno  meniup peluit babak pertama usai, kedudukan 3-1

untuk tim Forkompimda tidak berubah. Memasuki babak kedua,  Forkompimda yang unggul langsung istirahat dandigantikan oleh  tim pejabat eselon II Pemkot Magelang.

    Berbeda dengan  babak pertama yang berlangsung “sersan” alias serius

tapi santai, pada babak kedua   ada beberapa kelucuan-kelucuan yangterjadi, terutama pada tim pejabat eselon II Pemkot Magelang.

     Kelucuan pertama terjadi, ketika  penjaga gawang tim pejabat eselon

II Pemkot Magelang CH Yonas Nusantrawan Bolla  ( Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum) meminta agar Ery Widyo Saptoko diganti oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja. Namun yang maju justru  Joko Wahidin ( Staf Ahli Walikota) yang saat itu memakai baju  batik tenun. Ia langsung masuk lapangan sambil melepas bajunya dan memakai kaos yang didobelkan di bajunya.

     Dalam pertandingan ini, semula masing-masing tim pemainnya berjumlah tujuh orang. Tetapi, tim pejabat eselon IImaju dengan jumlah 11 orang. Melihat tim lawan  unggul dalam jumlah pemain, wartawan tidak mau kalah.  Para pewarta  yang menjadi pemain cadangan pun langsung  turun ke lapangan hijau dan masing-masing tim bermain dengan jumlah pemain yang sama yakni 11.

    Karena lapangan yang digunakan seukuran dengan lapangan futsal danmasing-masing tim bermain dengan 11 orang,  kejadian-kejadian lucu punterjadi dalam pertandingan tersebut.

    Seperti kacamata milik Larsita (Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) nyaris terinjak kaki  salah satu wartawan, karena terlepas saat  berusaha mengejar bola.

Selain itu,  topi  yang dipakai Joko Wahidin  terlepas saat hendak ‘heading” bola , bola  tersebut tidak mengenai kepalanya melainkan topinya yang terlempar.

    Melihat adegan itu, para pejabat Forkompimda tak kuasa menahan tawa.Begitupun dengan para pemain dan karyawan yang menonton.

    Di babak kedua,  tim wartawan berhasil menggundul tim lawan dengan skor 5-1. Gol yang masuk ke gawang tim eselon II  dilesakkan oleh Dhian Adi (kontributor  TV One ) dan Asep FAmani ( Suara Merdeka) masing-masing dua gol dan  Yuki ( kontributor Metro TV) satu gol. Sedangkan gol balasan tim pejabat eselon II  yang menjebol gawang wartawan  yakni Mahbub Yani Arfian ( Kepala Dinas Lingkungan Hidup).

    Usai bertanding, para wartawan berbaur dengan para pejabat untuk makan bersama dengan menu bobor bayam, sambal, tempe dan tahu bacem serta gereh layur. 

    Walikota Mengatakan, sangat senang dengan keakraban yang terjalin antara wartawan dan para pejabat di lingkungan pemkot.

    Ia juga mengakui, bahwa pembangunan di Kota Magelang bisa maju juga ada andildari wartawan, yang terus memberikan karya dan kritikan.

    “Semoga keakraban ini akan terus terjalin tanpa kita lepaskan fungsi kita sebagao sosial kontrol,” kata Puji Hartono (wartawan MNC TV). (MJ-24)

Ini Menarik!

Pembangunan Proyek Vital Bandara Diprioritaskan

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang khususnya pada proyek bangunan …

Silakan Berkomentar