Ratusan Warga Kaki Merapi Mulai Mengungsi

SEMARANG – Ratusan warga yang bermukim di sekitar lereng Gunung Merapi, mulai menyelamatkan diri. Mereka yang berada di wilayah Kabupaten Sleman dan Boyolali, mulai mengungsi ke balai desa terdekat.

Asap tebal terlihat di puncak Merapi, Jumat (11/5) pagi. Erupsi Freatik kembali terjadi pada Senin (21/5) hingga Selasa (22/5) pagi. Foto: metrojateng.com

“Sejak tadi malam sebagian masyarakat telah mengungsi mandiri ke tempat yang lebih aman,” ungkap Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam keterangan resmi, Selasa pagi (22/5).

Baca Juga: Tiga Kali Erupsi Freatik, Status Merapi jadi Waspada

Ia menyebut, sekitar 298 jiwa warga dari Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, dan Srunen di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman mengungsi mandiri ke Balai Desa Glagaharjo.

Kemudian, ada sebanyak 362 jiwa warga Dukuh Takeran dan Dukuh Stabelan di Desa Tlogolele Kabupaten Boyolali juga ikut mengungsi mandiri di tempat pengungsian Desa Tologolele.

Ia memperkirakan jumlah pengungsi mandiri terus bertambah. Namun, ia mengaku BPBD telah mendistribusikan bantuan dan masih melakukan pendataan.

Baca Juga: Status Waspada, Radius 3 KM dari Puncak Merapi Harus Dikosongkan

BNPB terus berkoordinasi dengan PVMBG dan BPBD, baik di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengantisipasi letusan dan kenaikan status Waspada.

“Rencana kontinjensi menghadapi letusan Gunung Merapi diaktivasi. Pendataan jumlah penduduk yang berada di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB 3) dilakukan,” tutur Sutopo.

BPBD Kabupaten Boyolali, Magelang, Klaten dan Sleman akan melaporkan kepada Bupati dan melakukan rapat koordinasi dengan SKPD dan unsur terkait di wilayah masing-masing.

BPBD Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Provinsi DI Yogyakarta, kata Sutopo, terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan BPBD di wilayahnya.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Tidak terpancing pada isu-isu mengenai letusan Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat diimbau mengikuti arahan dari Pemda setempat. Pemerintah akan terus hadir membantu masyarakat,” tandasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

23 + = 25

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.