Home > JATENG RAYA > Ratusan Liter Miras Oplosan Disita Satpol PP

Ratusan Liter Miras Oplosan Disita Satpol PP

KENDAL – Mengantisipasi peredaran minuman keras jenis oplosan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kendal mengamankan ratusan liter minuman keras jenis ciu dan bahan oplosan  di dua tempat terpisah.
Dua tempat terpisah tersebut yakni di wilayah Kecamatan Kaliwungu Selatan dan Pegandon. Dalam razia tersebut, sebelumnya petugas dibagi menjadi dua tim. Tim pertama bergerak melakukan razia di wilayah Pegandon dan Boja, sedangkan tim dua bergerak menuju ke Limbangan dan Kaliwungu Selatan.
Dari razia tersebut, petugas Satpol PP berhasil menyita  280 liter miras jenis ciu serta puluhan liter bahan miras oplosan yang dikemas di botol plastik air mineral ukuran besar.
Kepala Satpol PP Kendal Toni Ariwibowo  mengatakan razia miras ini merupakan upaya dalam menyikapi dan menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang sudah sangat meresahkan lingkungan. Selain itu, bahaya dan efek akan miras yang berujung pada kematian.
“Alhasil, ratusan liter miras jenis ciu dan puluhan liter bahan miras oplosan berhasil kami sita di dua tempat terpisah yakni di Desa Protomulyo Kaliwungu Selatan dan di Desa Tegorejo Pegandon dalam rangka penegakan Perda miras ini,” kata Toni.
Menurutnya, razia miras dalam upaya penegakan Perda nomor 4 tahun 2009 tersebut merupakan salah satu upaya pemberantasan minuman keras untuk mewujudkan Kendal bebas dari peredaran dan penyalahgunaan miras yang ujungnya hingga kematian.
“Masyarakat sebenarnya sudah tahu akan bahaya dan efek miras, tapi kenapa masih ada saja yang mengkonsumsi bahkan menjualnya meski dengan cara sembunyi-sembunyi. Ironisnya, kalangan anak muda terutama pelajar banyak yang mengkonsumsi barang haram tersebut,” jelasnya.
Toni mengungkapkan, ratusan liter ciu yang masih dikemas dalam jerigen ukuran 45 literan tersebut ditemukan disebuah bak truk Nopol E 8552 L yang terpakir disamping rumah di Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan.
“Saat kami temukan ratusan liter miras jenis ciu yang disimpan di jerigen berada di bak truk, beberapa warga yang kami temui mengatakan jika didalam truk adalah pasir. Ternyata keterangan warga hanya kamuflase saja untuk mengelabuhi petugas,” ungkapnya.
Sebelum menyita miras tersebut, pihaknya menghubungi perangkat desa, babinsa serta camat setempat untuk menjadi saksi atas penemuan miras ini. “Kami sengaja hadirkan perangkat desa untuk menjadi saksi atas penemuan miras ini, sebelum dibawa ke kantor untuk menjadi barang bukti.
Sementara itu, Kades Protomulyo Jumarno mengatakan keberadaan miras memang sangat meresahkan masyarakat. Salah satu contoh seperti kasus dua remaja yang tewas karena pesta oplosan miras di Desa Karangsari kendal beberapa hari lalu.
“Razia yang dilakukan petugas Satpol PP ini sangat dinanti. Semoga warga kami sadar dan menghindari serta tidak mengkonsumsi minuman keras yang dapat berujung kematian,” kata Jumarno. (MJ-01)

Ini Menarik!

1 Sura, Ribuan Warga Kendal Rebutan Nasi Bungkus

KENDAL – Ribuan warga dari sejumlah daerah saling berdesakan dan berebut nasi sura dalam peringatan Haul …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *