Putri Raja Solo Ikut Nyaleg DPD Kedua Kalinya

SEMARANG – Gusti Kanjeng Raden Ayu Koes Indriyah, yang tak lain putri mendiang Sri Susuhunan Pakubuwono XII, hari ini, Rabu (25/4), menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah di Jalan Veteran, Semarang.

Gusti Kanjeng Raden Ayu Koes Indriyah (tengah) saat mendaftarkan diri sebagai caleg DPD RI di kantor KPU Jateng. Foto: fariz fardianto

Kedatangannya tak lain untuk mendaftarkan diri kembali sebagai anggota DPD RI untuk periode kedua 2019-2024. Saat ke KPU, Gusti Koes diantar oleh sejumlah kerabat Keraton Kasunanan Surakarta.

“Hari ini saya menyerahkan dukungan 8.908 suara sebagai syarat pendaftaran DPD RI. Saya selama ini menjabat anggota DPD RI dan sekarang akan nyalon kembali untuk periode 2019-2024 mendatang,” ungkap Gusti Koes, usai menyerahkan dokumen dukungannya.

Baca Juga: Pendaftar DPD Wajib Punya Dukungan 5 Ribu Suara

Ia menyebut telah berusaha mengumpulkan data e-KTP sebanyak itu selama 6 bulan terakhir. Selanjutnya, ia menyaring basis suaranya yang terkumpul dari 25 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Pencalonannya sebagai anggota DPD RI lantaran adanya dorongan kuat dari pihak keluarga besar Keraton Surakarta. Keluarganya menginginkan ia nyaleg demi mewakili kekuatan dari komunitas budaya Jawa yang berpusat di Solo.

Gusti Koes menjelaskan misinya nyaleg DPD untuk mempertahankan kebudayaan Jawa yang semakin terkikis arus modernisasi.

“Maka kami akan memperkokoh dan diharapkan Jawa Tengah kembali jadi rumah bagi orang-orang Jawa. Kami ingin kultur Jawa ini tidak tergerus tapi bertahan dengan tradisi yang luar biasa. Karenanya, perjuangan saya di tingkat DPD tidak akan pernah berhenti. Saya akan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” terangnya.

Merujuk pada kinerjanya di periode sebelumnya, Gusti Koes mengaku berhasil menerbitkan Perda Bahasa Jawa yang kemudian diterapkan di Jawa Tengah. Perda tersebut, tuturnya juga diadopsi oleh Pemprov Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Nantinya kami akan memperkuat budaya lokal agar tidak tergerus arus globalisasi,” tandasnya.

Sedangkan, Hakim Djunaedi, Komisioner KPU Jateng menyatakan telah menerima berkas pendaftaran Gusti Koes. Ia nantinya akan meneliti kelengkapan berkasnya bersama anggota KPU lainnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.