Home > KRIMINAL & HUKUM > Dicegat 4 Pemuda, Juragan Gabah Terkapar Ditebas Parang

Dicegat 4 Pemuda, Juragan Gabah Terkapar Ditebas Parang

Ilustrasi
Ilustrasi

KENDAL –  Seorang juragan gabah menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal, usai pulang memanen padi di Dukuh Pening Desa Sendangkulon Kecamatan Kangkung Kendal. Korban M Ahsan Khoiri (23) warga Desa Bulak RT 03/I, Kecamatan Rowosari menderita luka sabetan benda tajam dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Menurut penuturan korban, saat itu dia baru selesai menimbang padi hasil tebasan di sawah kali pening. Dia pulang bersama ayahnya berboncengan sepeda motor lewat Dukuh Pilang sekitar pukul 20.30 WIB. Dia mengaku sudah empat kali lewat jalan tersebut setelah selesai menebas padi. Bahkan terkadang dia pulang dari sawah sekitar pukul 22.00 WIB.

Karena tidak curiga, dia tetap melewati jalan tersebut. Saat pulang dia naik motor sendiri dengan posisi membonceng.“Tapi saat berada di dekat jembatan tiba-tiba ada yang menyerang menggunakan parang dan mengenai bagian belakang kepala,” ujar Ahsan.

Ahsan mengaku pelaku berjumlah empat orang dan berjalan kaki. Para pelaku menggunakan penutup muka sehingga tidak bisa dikenali. Usai menyerang Ahsan, para pelaku langsung kabur ke areal persawahan.

Meski mengeluarkan darah, dia tetap masih bisa mengendarai sepeda motor sampai rumah. Dia berharap polisi segera mengusut kasus itu. Akibat sabetan parang, dia mengalami luka sepanjang 21 cm dan harus dijahit. Dugaan sementara, para pelaku bukanlah kelompok begal, sebab mereka tidak berusaha menguasai harta Ahsan. (MJ-01)

Ini Menarik!

Mensyukuri Toleransi di Semarang Bersama Para Pemulung

Share this on WhatsApp SEMARANG – Aktivitas salah satu Guru Besar Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, …

Silakan Berkomentar