Beranda JATENG RAYA METRO MURIA PT Sami Dituntut Tepati Janji Sediakan Lapangan Kerja

PT Sami Dituntut Tepati Janji Sediakan Lapangan Kerja

133
0

JEPARA – Puluhan warga kembali menggeruduk PT Sami yang berada di Desa Sengonbugel Kecamatan Mayong, Jepara, Selasa (8/5). Mereka menuntut PT Sami menepati perjanjian yang telah disepakati bersama.

Warga menyebut PT Mas sebagai pemilik kawasan dan PT Sami penyewa tidak menepati janji. Diantaranya, penyediaan lapangan kerja bagi warga yang berijasah kejar paket C, pengelolaan limbah, penyelesaian tukar guling tanah wakaf sekaligus pengaspalan jalan menuju tanah pengganti.

PT Sami atau PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia, merupakan perusahaan penanaman modal asing dari Jepang. Ia berdiri sejak tahun 2002, fokus bergerak di bidang pembuatan komponen wiring harness.

PT Sami jepara
Puluhan di depan PT Sami di Desa Sengonbugel Kecamatan Mayong, Jepara, Selasa (8/5). (foto: metrojateng.com/MJ-23)

Koordinator aksi, Sholikan menuturkan bahwa sebelum penguasaan dan pembangunan pabrik, PT Mas telah bersepakat akan mengganti tanah wakaf milik desa seluas sekitar 1 hektar. Lahan tersebut rencananya akan dibangun untuk sekolah pendidikan agama.

 

Sedangkan PT Sami disebutnya tidak memberikan lapangan kerja bagi warga yang terkendala ijasah. Selain itu, pembangunan kantin yang rencananya dikelola ibu-ibu setempat, tidak terealisasi.

 

Ditambahkannya, untuk pengelolaan limbah yang mestinya dikelola warga setempat justru diserahkan warga luar Jepara. “Kami pernah meminta untuk dilakukan audiensi. Tapi saat itu ditolak. Sekarang kami melakukan aksi,” katanya.

 

Menurutnya, aksi kali ini merupakan buntut dari alsi sebelumnya. Lantaran tuntutab belum dipenuhi, warga kembali mendatangi PT Sami hari ini. “Mestinya keberadaan pabrik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” pungkasnya.(MJ-23)