PT KAI Tunda Launching KA Solo Express

SOLO – PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) akan menggunakan kereta api yang menghubungkan Bandara Internasional Adi Soemarmo dengan Stasiun Solo Balapan, untuk dioperasikan menjadi KA Solo-Jogja. Namun, pengoperasian yang sedianya akan diluncurkan Jumat (11/5) besok dengan nama Solo Express itu, terpaksa ditunda dengan berbagai pertimbangan.

KA Solo Express di Stasiun Balapan, Solo. Foto: metrojateng.com

Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto. Eko mengatakan, selain belum sinkronnya waktu menteri terkait serta para undangan yang akan hadir, penundaan juga disebabkan beberapa hal lainnya.

“Mohon maaf untuk pengoperasian Solo Express ini, sementara ditunda bukan dibatalkan. Sambil menunggu penundaan kita lebih mematangkan sarananya. Kita ujicoba, kan ini baru datang dari INKA. Kalau sudah, nanti disertifikasi, baru dioperasikan,” ujar Eko di Stasiun Solo Balapan, Kamis (10/5).

Eko menambahkan terdapat dua rangkaian KA yang diujicobakan. Satu rangkaian KA terdiri dari 4 gerbong, dengan kapasitas total 393 penumpang. Di tiap gerbong dilengkapi dengan dua layar televisi serta toilet di setiap gerbongnya. Satu trainset Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) ini terdiri dari empat gerbong.

Uji coba tersebut dilakukan untuk memperoleh sertifikasi dari PT KAI. “Sertifikasi, ya secepatnya kita tunggu kabar dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Masinis, asisten masinis itu harus menguasai, harus adaptable dengan kereta Solo Express,” jelasnya. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

9 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.