Proyek Tol Batang-Semarang Dituding Perparah Banjir 

RESIK-RESIK – Warga dibantu relawan membersihkan sisa lumpur banjir bandang Minggu (11/02). (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

 

KENDAL – Proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang di wilayah Kaliwungu Kendal dituding memperparah banjir bandang yang terjadi Jumat (9/2) lalu. Banjir serupa pernah terjadi tahun 2015 silam, namun tidak separah kini.

Kerugian material akibat banjir bandang kali ini lebih banyak dibandingkan dari banjir pada Maret 2015. Tiga rumah handur dan 13 rumah rusak berat. Banjir pada Maret 2015 banjir bandang membuat kerusakan berat 10 rumah.

“Semenjak dilakukan pembangunan tol, aliran air dan drainase tersumbat. Jadi air tidak bisa mengalir dengan baik. Saat air bah datang sehingga membuat banjir bandang,” kata Camat Kaliwungu Selatan, Akhmadi, Minggu (11/2).

Ia telah menemui PT Waskita Karya untuk menentukan solusi atas kejadian yang menimpa warganya. “Kami sudah rapat dengan PT Waskita kemarin malam di Desa Magelung. Untuk membahas solusi atas kejadian ini,” tandasnya

Humas PT Waskita Karya, Agus Kozin membantah jika banjir proyek pembangunan Tol Semarang-Batang Seksi IV dan V kali ini memperparah banjir. Menurutnya, banjir bandang disebabkan banyak faktor. Hujan lebat yang melanda Kendal bagian atas seperti Boja, disebutnya sebagai faktor utama penyebab banjir.

“Hujan lebat terjadi di Boja dan Mijen. Namun daerah resapan tidak ada karena dipakai untuk perumahan sehingga air mengalir deras ke bawah,” ungkapnya.

Dikatakan Agus, dalam proses pembangunan tol itu telah diperhitungkan bebagai hal. Salah satunya adalah saluran air yang baik. Dalam pembuatan saluran air itu pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air. “Kami juga sudah membuat saluran untuk menanggulangi banjir,” tandasnya. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

98 − = 92

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.