Home > JATENG RAYA > Proyek Bin Laden Distop, Ratusan TKI Jateng Dipulangkan

Proyek Bin Laden Distop, Ratusan TKI Jateng Dipulangkan

ilustrasi

SEMARANG – Ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Tengah terpaksa dipulangkan (dideportasi) menyusul terhentinya megaproyek Saudi Bin Laden Grup di Kota Makkah, Arab Saudi.

Ahmad Aziz, Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Tengah mengatakan, ada sedikitnya 100 orang tenaga kerja yang telah dideportasi pada akhir 2016 kemarin. 

“Mereka berasal dari Jepara, Kudus, dan sebagian Pantura barat,” ungkap Aziz kepada metrosemarang.com, Senin (23/1).

Menurutnya proyek Bin Laden bangkrut pasca insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram Tanah Suci Makkah pada September 2015. Tragedi crane dua tahun lalu menewaskan sekitar 107 jemaah haji, termasuk dari Indonesia.

“Jadi, akibat tragedi crane tersebut, beberapa proyek Bin Laden yang sedang dikerjakan di Masjidil Haram dihentikan mendadak oleh Kerajaan Arab Saudi, mereka lalu bangkrut dan 100 pekerja asal Jateng dipulangkan, itu termasuk pekerja-pekerja yang sudah overstay,” kata Aziz lagi.

Selain itu, ujar Aziz, proses pemulangan TKI juga dilakukan oleh pemerintah Malaysia dalam kurun waktu bersamaan. Untuk pemulangan dari Negeri Jiran, menurutnya disebabkan sejumlah faktor, mulai meninggal dunia akibat siksaan fisik, sakit menahun hingga kecelakaan kerja.

“Kita terima deportasi dari Malaysia sebanyak 600 orang, itu semua dari Jateng pada 2016. Sementara untuk jumlah secara nasional ada 13.000 TKI yang dideportasi dari berbagai negara. Ada dari NTB, Jabar, Jateng, Jatim dan Maluku,” tandasnya. (far

Ini Menarik!

Motorola Beri Harga Khusus Akhir Tahun

Share this on WhatsApp SEMARANG – Di penghujung tahun 2017, Motorola Indonesia menggelar promo bertajuk …

Silakan Berkomentar