Beranda JATENG RAYA EKONOMI BISNIS Pria Ini Gelapkan 15 Mobil Rental Selama 6 Bulan 

Pria Ini Gelapkan 15 Mobil Rental Selama 6 Bulan 

56
0
BERBAGI
Gelar perkara kaaua penggelapan 15 buah mobil rental di Mapolsek Pedurungan, Semarang, Kamis (18/1).
SEMARANG – Seorang lelaki berbadan tambun diringkus petugas Polsek Pedurungan, Semarang setelah kedapatan menggelapkan 15 mobil rental. Belasan mobil rental tersebut digelapkan oleh Ageng Triyasa, warga Batusari, Kecamatan Mranggen, Demak dalam kurun waktu enam bulan terakhir.
Kapolsek Pedurungan, Kompol Mulyadi mengatakan, penangkapan Ageng dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari salah satu korban. Korban bernama Martanto Luthfi Arifianto (22) saat itu melaporkan bahwa mobilnya dirental oleh tersangka dan tak kunjung dikembalikan.
“Tersangka merental mobil dari korban sudah sejak Juli 2017 namun hingga korban melapor, mobil tersebut tak kunjung dikembalikan,” ujar Mulyadi.
Dari laporan awal, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan daidapati barang bukti sepuluh mobil. Namun setelah dilakukan pengembangan ternyata mobil yang digelapkan oleh Ageng ada 15 buah yang melibatkan empat orang korban.
“Ini mobil pertama yang disewa Honda Civic tahun 2007, pertama kali yang dia gelapkan mobil itu, digadaikan,” imbuh Mulyadi.
Terpisah, Ageng menuturkan mobil-mobil yang ia gelapkan semuanya digadaikan dengan kisaran harga sekitar Rp 25-30 juta. Ia menggadaikan belasan mobil tersebut di Demak. Selama ia beraksi, ia telah menghasilkan uang sekitar Rp 500 juta.
“Uangnya ya cuman buat nutup-nutup rentalan, saya sama sekali nggak makai uang hasil penggelapan buat senang-senang, hasilnya cuman buat nutup gadaian-gadaian,” kata pria yang mengaku sempat melakoni usaha jual beli kulit sapi itu.
Ageng juga mengatakan, awal pertama ia menggadai mobil yang bukan miliknya tersebut terjadi saat ia ditagih utang oleh debt collector. “Dulu teman saya buka usaha penyewaan mobil, salah satu kendaraannya kredit atas nama saya mas, dan teman saya gak bisa bayar angsurannya terus saya yang dikejar-kejar,” jelasnya.
Mengalami hal tersebut, kemudian Ageng mengakalinya dengan menggadaikan mobil yang ia rental, dan begitu terus sampai enam bulan. “Ya intinya cuman buat tutup lubang gali lubamg gitu,” pungkas Ageng. (fen)