Home > HEADLINE > Polisi Kendal Sita Belasan Motor dari Arena Balap Liar

Polisi Kendal Sita Belasan Motor dari Arena Balap Liar

Sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar diamankan Satlantas Polres Kendal. Foto Metrojateng
Sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar diamankan Satlantas Polres Kendal. Foto Metrojateng

KENDAL – Laporan maraknya balapan liar di Jalur Lingkar Kaliwungu Kendal ini ditanggapi polisi dengan melakukan penggerebekan dan penangkapan. Alhasil polisi mengamankan 15 sepeda motor dalam operasi yang dilakukan selama dua pekan terakhir.

Sejumlah kendaraan pebalap liar yang ditinggal saat dilakukan penggerebekan. Sedikitnya ada enam unit sepeda motor dari berbagai jenis yang terjaring dan diamankan aparat kepolisian Satlantas Polres Kendal, dalam rangka penertiban aksi balap liar selama kurun waktu tiga hari ini. Dua pekan sebelumnya, polisi juga berhasil mengamankan 9 motor dari arena balap liar.

Kapolres Kendal AKBP Haryyo Sugihartono melalui Kasatlantas Polres Kendal, AKP Dedy Kasiyadi mengatakan balap liar yang mulai dilakukan remaja di Kabupaten Kendal memang sudah meresahkan warga. Untuk itu, perlu dilakukan penertiban sekaligus tindakan antisipasif. “Kami melakukan penertiban demi terciptanya situasi dan kondisi yang aman dan nyaman di Kendal,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dari hasil penertiban tersebut pihaknya belum yang terindikasi sebagai anggota geng motor. “Mereka ditangkap saat berkumpul dan melakukan tindakan mencurigakan di sekitar wilayah hukum Kendal.  Namun sepeda motor yang diamankan bisa lepas jika pemiliknya menunjukkan surat-surat kepemilikan kendaran. Sedangkan kendaraan yang tidak memiliki surat-surat tetap ditahan,” jelasnya.

Dalam operasi penertiban balapan liar, lanjut dia, selain menciptakan kondisi aman dan nyaman juga dilakukan guna meningkatkan pengamanan dalam masa akhir tahun dan menjelang pergantian awal tahun. Selama ini, pelaku balap liar yang terjaring baru sebatas diberi sanksi peringatan berupa teguran dan dilakukan pendataan dan membuat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya.

“Apabila di antara mereka ada yang tertangkap, untuk yang kedua kalinya saat digelar razia maka akan kita ambil tindakan hukum. Tak lagi teguran lisan seperti sebelumnya,” katanya.

Polres Kendal akan menggelar Operasi Zebra Candi 2014 akan dilaksanakan 14 hari terhitung sejak tanggal 26 November hingga 9 Desember 2014. Dalam kegiatan Operasi Zebra Candi 2014 ini sebanyak 101 personil, namun personil yang masuk dalam anggaran hanya 27 personel. (MJ-01)

 

Ini Menarik!

Pasar Klitikan Rampung, PKL Bantaran BKT Harus Pindah Mulai Januari

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pasar Klitikan di Penggaron telah selesai dibangun Pemerintah Kota …

Silakan Berkomentar