Polisi Buru Penari ‘Hula-hula’ di Jepara

JEPARA – Polres Jepara masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus tari erotis di Pantai Kartini dalam HUT Komunitas Motor Yamaha NMAX. Untuk saat ini,  polisi masih melakukan pengejaran terhadap ketiga penari ‘hula-hula’ tersebut.

Polisi buru penari hula-hula di Jepara
Ilustrasi. Polisi masih memburu penari erotis di Pantai Kartini

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharto menuturkan bahwa pihaknya sudah memeriksa belasan orang terkait kasus tersebut. Dua di antaranya ditetapkan sebagai tersangka berinisial B dan H yang merupakan panitia penyelenggara.

“Kami masih menyelidiki keterlibatan tiga penari yang ada dalam video tersebut. Dari hasil pemeriksaan, penari itu dari Semarang,” ujarnya, Senin (16/4).

Selain tiga penari tersebut, pihaknya juga melakukan pengejaran orang yang diduga terlibat lainnya. “Kami melakukan pengejaran semua orang yang terlibat dalam kasus ini,” imbuhnya.

Sejauh ini sudah ditetapkan dua tersangka. Saat ini kedua tersangka sudah ditahan. “Setelah penetapan, kami lakukan penahanan terhadap keduanya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, masyarakat Jepara sejak kemarin digemparkan video tarian erotis yang tersebar melalui Whatsapp. Di dalam video tersebut terlihat tiga penari berbalut bikini.

Ada beragam video yang tersebar. Diantaranya berdurasi 5 detik dengan jarak pengambilan gambar sangat dekat, dan video berdurasi 29 detik diambil lebih jauh. Tubuh penari disemprot air sehingga terlihat lebih seronok.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triadmaja mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penelusuran keberadaan ketiga wanita yang terlihat dalam video tarian erotis di Pantai Kartini.

“Kami masih menyelidiki posisi tiga penari itu yang terlacak berada di Kota Semarang,” kata Agus.

Agus menyatakan ketiga penari erotis itu kini dijerat UU Pornografi. Agus menyebut mereka terancam dikenai pasal 33 jo pasal 4 ayat (2) UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi. (MJ-23/far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.