Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Polisi Buru Oknum Pemicu Bentrok di Kaliwungu

Polisi Buru Oknum Pemicu Bentrok di Kaliwungu

image
Bentrokan di Kaliwungu, Kamis (28/8/2014), berhasil diredam jajaran Muspika setempat. Foto Metrojateng

KENDAL – Jajaran Muspika Kaliwungu langsung menggelar rapat untuk meminimalisasi bentrok susulan di Kaliwungu. Dari hasil pertemuan tersebut, bentrokan yang pecah di acara karnaval seni dan budaya itu hanya antarindividu dan tidak melibatkan warga kampung.

Camat Kaliwungu Bambang Giri Dwi Pragito mengatakan, tidak ada bukti kuat yang menyebutkan bahwa tawuran terjadi antara dua kampung dari dua desa yang berbeda. “Indikasinya ada oknum yang mencoba mengadu domba kedua kampung. Karena dari keterangan tidak ada yang menyebutkan, pelaku pertama yang memicu tawuran berasal dari kampung mana,” katanya, Kamis (28/8/2014) malam.

Ditambahkan camat, yang terjadi saat ini adalah perkelahian antara individu yang menyebabkan perkelahian massal dan belum jelas siapa pelakunya. “Jadi  yang terjadi adalah antar individu bukan dari dua kampung tersebut. Kalau memang ada korban, biar kepolisian yang akan menindak dengan mencari pelaku penganiayaannya,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolsek Kaliwungu, AKP Ujang Syamsudin mengimbau, tokoh masyarakat dari dua kampung yang diisukan menjadi pelaku tawuran bisa meredam warganya. “Saya meminta kepala desa dari dua desa yang diisukan terlibat tawuran untuk meredam warganya. Karena yang terjadi bukan tawuran antar dua desa tersebut, hanya ada oknum yang mencoba mengadu domba dan kita sedang usut,” jelasnya.

Wakapolres Kendal Kompol Mulyawati Syam yang hadir dalam pertemuan mengatakan, warga tidak terpancing dan saling menjaga. “Saya meminta warga tetap hidup berdampingan dan tidak terpancing oknum yang ingin memperkeruh situasi dan memecah persatuan,” ujar Wakapolres. (MJ-01)

Ini Menarik!

26 dan 27 November 2017 JNE Gratiskan Ongkir

Share this on WhatsApp SEMARANG – Hari Bebas Ongkos Kirim (Harbokir) kembali digelar JNE sebagai …

Silakan Berkomentar