Beranda JATENG RAYA EKONOMI BISNIS PLN Jamin Pasokan Listrik selama Ramadan Aman

PLN Jamin Pasokan Listrik selama Ramadan Aman

21
0
BERBAGI

SEMARANG – PLN Distribusi Jawa Tengah – DIY menjamin pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah dan DIY selama Ramadan dalam keadaan aman. Tidak hanya berkomitmen memberikan pelayanan maksimal pada pelanggan rumah tangga, tapi juga tempat ibadah.

PLN Area Salatiga melakukan apel besar dan gelar pasukan bersama jajaran kepolisian dalam rangka memasuki bulan Ramadan, Rabu (16/5). Foto: istimewa

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan, Hardian Sakti mengatakan, suplai listrik di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta dalam kondisi aman. Pasokan listrik kami sebesar 4.617 MW, adapun pada Ramadan ini perkiraan beban 3.679 MW dan cadangan sebesar 938 MW,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (16/5).

Dalam momen tersebut, lanjut dia, PLN juga telah memonitor sistem kelistrikan secara realtime untuk memastikan pasokan tersebut dapat terdistribusi dengan baik.

“Tren beban puncak pada saat bulan Ramadan biasanya mengalami pergeseran, dari semula pukul 19:00 sampai 22:00 untuk beban puncak malam serta pukul 10:00 sampai 17:00 WIB menjadi pukul 03:00 sampai 06:00 WIB. Hal ini diakibatkan karena perubahan pola masyarakat yang melaksanakan ibadah salat tarawih dan makan sahur,” tuturnya.

Disamping pasokan listrik, PLN juga telah menyiapkan pengamanan dari segi pasukan. Sebelumnya secara serempak, seluruh Area PLN se-Jawa Tengah dan DIY menggelar apel besar untuk memastikan kondisi personel dan peralatan dalam keadaan prima. Rangkaian kegiatan apel diawali dengan upacara bersama, para peserta kemudian mendapat pengarahan lebih lanjut mengenai kondisi pengamanan kelistrikan, proyeksi kemungkinan gangguan, hingga strategi pemulihan akibat gangguan.

Total sebanyak 2.200 personel se-Jawa Tengah dan DIY yang terdiri dari Tim Pelayanan Teknik (Yantek), Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dan Tim Pemeliharaan disiagakan untuk menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri. Tim tersebut didukung oleh 429 Armada yang terdiri dari mobil operasional, mobil PDKB, crane, dan motor Unit Reaksi Cepat (URC).

“Meskipun kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama kami, tapi keselamatan dan kesehatan kerja pekerja tidak boleh dilupakan. Para petugas wajib bekerja sesuai SOP dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam bertugas,” kata Hardian. (ang)