Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Petani Boyolali Dikenalkan Teknologi Penanam Padi

Petani Boyolali Dikenalkan Teknologi Penanam Padi

image
planstater untuk menanam padi di Desa Dibal, Boyolali. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Menanam padi tak melulu dilakukan oleh manusia. Kini, ada alat untuk menanam padi yaitu rice planstater atau alat mekanik penanan padi. Teknologi tersebut dikenalkan kepada petani di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

Pengenalan itu pun mendapat sambutan positif puluhan petani setempat. Para petani juga diberi kesempatan untuk mencoba mengoperasikan secara langsung alat baru tersebut.

Kabid Alsin Jateng, Heru Tamtomo, mengatakan rice planstater itu diharapkan mampu menjawab kebutuhan petani, utamanya dalam mempercepat penanaman padi. Pasalnya, jumlah tenaga kerja menanam padi secara manual terus menyusut. Para penanam padi biasanya didominasi ibu-ibu.

Menurut dia, menanam padi dengan alat ini juga lebih menghemat biaya. Sehingga otomatis akan mengurangi modal petani dalam bercocok tanam. Berdasarkan hasil pengecekan ke sejumlah daerah, biaya tanam manual mencapai Rp 2,5 juta/hektare. Biaya belum termasuk pengadaan benih padi. “Sedangkan pemakaian rice planstater hanya dibebani sewa Rp 600 ribu saja,” katanya kepada wartawan.

Camat Ngemplak, Sukamto, mengemukakan untuk mendapatkan pekerja tanam padi memang saat ini cukup sulit. Padahal di wilayah Kecamatan Ngemplak ada lebih dari 50 hektare lahan siap untuk ditanami padi pada musim tanam III ini. “Untuk tanam padi biasanya petani di Ngemplak mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, bahkan bisa dari Purwodadi,” katanya.

Sedangkan seorang petani, Harno (51), berharap ada bantuan pemerintah untuk pengadaan alat penanam padi ini. Karena harga rice planstater cukup mahal, yaitu mencapai puluhan juta. Nantinya petani bisa menyewa untuk penggunaannya. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar