Pertamina Siapkan Layanan BBM di Lokasi Rawan Kemacetan

SEMARANG – Pertamina menyiapkan layanan bahan bakar minyak (BBM) di lokasi rawan kemacetan atau kepadatan pada puncak arus mudik Lebaran 2018. Pertamina juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mulai aktif bekerja pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri.

layanan BBM pertamina
Pertamina MOR IV Jawa Tengah-DIY menyiapkan motorist BBM di titik rawan macet pada puncak arus mudik Lebaran 2018. (Foto: metrojateng/Anggun Puspita)

General Manager Pertamina MOR IV Jawa Tengah-DIY, Yanuar Budi Hartanto mengatakan, berdasarkan catatan tren peningkatan konsumsi BBM dan LPG yang terjadi selama ini, pihaknya telah menyiapkan stok tambahan yang bervariasi di tiap-tiap daerah dengan rata-rata kenaikan 30% untuk Gasoline (Premium dan Pertamax Series) yaitu dari 11.394 KL menjadi 15.514 KL.

Namun, untuk Gasoil (Solar/Bio + Pertamina Dex series) akan mengalami penurunan 10% dari normalnya 5.740 KL menjadi 5.166 KL dikarenakan penurunan aktivitas pengiriman dan pembatasan angkutan barang.

“Kemudian, dari sisi Pertamina Dex dan Dexlite akan mengalami kenaikan 37% dan 43% untuk BBM dan rata-rata kenaikan 8 % untuk LPG (PSO & Non-PSO) dibandingkan rata-rata konsumsi harian 2018 atau setara dengan 28.736.410 tabung dari rata-rata normalnya 26.162.813 tabung,” katanya.

Maka itu, pada H-5 sampai dengan H+5 Idul Fitri, supply point atau TBBM di wilayah Jateng dan DIY akan beroperasi selama 24 Jam sebagai antisipasi padatnya arus mudik Lebaran yang menyebabkan kemacetan. Beberapa SPBU yang berada di lokasi strategis pun akan beroperasi selama 24 jam.

“Melalui Satgas kami juga memperkuat dengan 27 SPBU dan 23 SPBE kantong yang tersebar di berbagai lokasi guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki. Ditambah adanya 7 serambi dan 25 Kios Kemasan Pertamax diharapkan mampu menambahkan akses kemudahan masyarakat untuk memperoleh BBM,” jelasnya.

Disamping itu, motorist BBM dengan kapasitas angkut BBM hingga 30 liter, disiagakan sebanyak 200 unit yang tersebar di 160 titik. Upaya itu sebagai antisipasi apabila ada kepadatan, motorist BBM akan menembus kemacetan didampingi dengan pihak kepolisian untuk pengondisian jalan. “Pelayanan motorist ini bersifat darurat dan membantu masyarakat untuk mendapatkan BBM, oleh karena itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk mengisi tangki penuh sebelum memulai perjalanan,” imbuh Yanuar.

Sementara itu, berbeda dengan fasilitas KiosK pada mudik lebaran tahun sebelumnya, pada tahun ini Pertamina MOR IV juga telah menyiapkan fasilitas untuk transaksi menggunakan EDC dari Bank Mandiri, BNI, dan BRI sehingga pemudik dapat menggunakan kartu debit dan E-Money untuk membeli BBM di KiosK. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

15 − = 5

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.