Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Permintaan Elpiji Melon Mulai Meningkat

Permintaan Elpiji Melon Mulai Meningkat

Ilustrasi Foto Metrojateng/sragenkab.go.id
Ilustrasi
Foto Metrojateng/sragenkab.go.id

KENDAL – Pasca kenaikan  harga elpiji ukuran 12 kilogram, mengakibatkan pembelian tabung ukuran tiga kilogram mengalami kenaikan cukup drastis. Sejumlah pengecer mengalami kesulitan sehingga terpaksa saling berebut  untuk mendapatkan gas elpiji ukuran tiga kilogram  (elpiji melon) di sejumlah agen.

Pemandangan di agen PT Kerja Jalan Raya Kendal hampir setiap pagi dan siang, sejumlah pengecer gas elpiji ukuran tiga kilogram  sudah menunggu kedatangan mobil pengangkut gas elpiji.

Begitu mobil pengangkut gas elpiji ukuran tiga kilogram datang, sejumlah pengecer langsung menyerbu mobil dan saling berebut gas elpiji. Dampak kenaikan elpiji 12 kilogram,  warga pengguna gas elpiji ukuran 12 kilogram  lebih memilih beralih ke gas elpiji ukuran tiga kilogram.

Sebelumnya, harga gas elpii ukuran 12 kilogram dijual dengan harga Rp 95 ribu setelah mengalami kenaikan menjari Rp 115 ribu. Yulianto, pengecer elpiji mengaku, setelah harga gas elpiji ukuran 12 kilogram naik  permintaan gas elpiji ukuran tiga kilogram belum mengalami kenaikan.

“Setelah harga naik, stok elpiji 12 kilogran  saya kurangi karena permintaan menurun, jadi  diperbanyak  gas elpiji ukuran tiga kilogram,” katanya.

Meski belum terlihat adanya kenaikan yang signifikan, namun permintaan gas elpiji ukuran tiga kilogram mulai meningkat. Sedangkan, pemakai gas elpiji ukuran 12 kilogram sudah mulai meninggalkan gas elpiji ukuran tiga kilogram. (MJ-01)

Ini Menarik!

Gempa 6,9 SR Terasa Sampai Semarang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Sejumlah warga Kota Semarang berhamburan keluar rumah setelah gempa …

Silakan Berkomentar