Beranda PLESIRAN KULINER JATENG Perjalanan ke Rembang, Tak Sempurna Tanpa Cicipi Lontong Tuyuhan

Perjalanan ke Rembang, Tak Sempurna Tanpa Cicipi Lontong Tuyuhan

56
0
BERBAGI
Lontong Tuyuhan Pak Ramen di Lasem, Rembang. (foto: metrojateng.com/Anggun Puspita)

 

MELAKUKAN perjalanan ke Kabupaten Rembang tidak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas daerah tersebut. Meski berada di daerah pesisir pantai utara Jawa, kabupaten yang berada di batas Jawa Tengah dan Jawa Timur itu tidak hanya menawarkan kuliner berbahan dasar makanan laut atau seafood.

Lontong Tuyuhan menjadi satu kuliner wajib untuk dinikmati jika singgah di Rembang. Jika naik kendaraan pribadi, arahkan kemudi anda menuju Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur. Disana anda akan menemukan Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan sebagaimana ada lebih dari 10 pedagang yang menjajakan kuliner khas Rembang itu.

Kuah kuning lontong tuyuhan mirip opor. (foto: metrojateng.com/Anggun Puspita)

 

Sekilas wujud kuliner ini mirip dengan Lontong Opor, yakni irisan lontong disandingkan dengan kuah opor dan irisan daging ayam. Namun, jika sudah mencicipi ada sesuatu yang beda pada rasa dari sepiring Lontong Tuyuhan.

Rasa gurih lebih dominan karena bahan yang digunakan adalah ayam kampung, kemudian dimasak dengan santan kelapa dan bumbu-bumbu lengkap.

‘’Sebenarnya, bumbu Lontong Opor sama dengan Lontong Tuyuhan yakni memakai bumbu jangkep hanya saja ada tambahan cabai sehingga memberikan sensasi pedas,’’ tutur penjual Lontong Tuyuhan, Ramen.

Pembeli yang akan menikmati seporsi Lontong Tuyuhan tidak perlu bingung. Mereka bisa memilih potongan ayam sesuai selera seperti paha, sayap, dada, kepala, hingga pantat ayam atau brutu. Sebagai pendamping juga disediakan sate telur, usus, rempela ati, dan tempe.

Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan di Rembang itu buka setiap hari. Ramen, salah satu penjualan hidangan khas tersebut memasak 3kg-7kg ayam kampung untuk dijajakan disana. Adapun, jika tidak ingin kehabisan datanglah antara pukul 10.00-17.00.

Saat menikmati kuliner Lontong Tuyuhan di sentra kuliner yang mirip seperti pujasera itu, kita tidak hanya dimanjakan oleh kenikmatan rasa dari hidangan itu tapi juga pemandangan di sekitar lokasi jajan itu yang dekat dengan sawah dan kebun tebu.

Adapun untuk merasakan satu porsi Lontong Tuyuhan kita tidak perlu merogoh kocek cukup dalam, yakni hanya dengan Rp 11.000-Rp 15.000 sudah dapat menikmatinya dengan porsi yang cukup melimpah. (Fitri Eka)