Home > JATENG RAYA > Peredaran Sabu-Sabu, 4 Warga Magelang Ditangkap

Peredaran Sabu-Sabu, 4 Warga Magelang Ditangkap

Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo saat gelar perkara kasus narkoba dengan pelaku empat orang di aula Polres setempat, Senin (28/8). (foto:metrojateng.com/ch kurniawati)

MAGELANG – Empat orang di tangkap petugas satuan narkoba Polres Kota Magelang. Dari tangan mereka disita beberapa bungkus sabu-sabu dan telefon genggam. Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo mengatakan, keempat warga tersebut ditangkap di lokasi berbeda.

Penangkapan pertama dilakukan atas Hery Joko Santoso (37), warga Desa Kadiluwih Kabupaten Magelang. Ia ditangkap pukul 20.00 WIB di Kampung Kemirikerep, Kelurahan Kemirirejo, Kota Magelang.

“Petugas sudah mengantongi informasi, kemudian melakukan pengintaian dan observasi. Kemudian petugas encurigai gerak-geriknya yang akan mengambil sesuatu di bawah pohon di kampung itu,” kata Hari Purnomo saat gelar perkara Senin (28/8).

Aparat menangkap Hery saat sedang mengambil barang, Minggu (13/8). Saat di geledah,  ditemukan tiga bungkusan kecil berisi sabu seberat 1,04 gram, 0,54 gram, dan 0,55 gram beserta sepotong sedotan. Dari penangkapan Hery, petugas kemudian melakukan pengembangan.

Hery diketahui berkomunikasi dengan Alvin Oktavian (22) asal Desa Salam, Kabupaten Magelang. Penangkapanpun berlanjut. Keesokan hari, Senin (14/8), petugas melakukan pemantauan di sekitar Artos Mall. Sore hari, petugas yang sudah mencurigai gerak-gerik Alvin, mendatanginya di samping Artos Mall, depan SMA Kristen Indonesia.

Mereka dijerat Pasal 112 subsider Pasal 127 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Serta Pasal 112 subsider Pasal 132 subsider Pasal 127 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Atas pasal tersebut mereka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Selain Hery dan Alvin, aparat juga menangkap dua pelaku kasus serupa. Mereka adalah Yuli Rudianto (35) dan Dani Sulistyo (31). Keduanya berasal Desa Danurejo, Kabupaten Magelang. Mereka pergi ke arah barat untuk mengambil barang. Saat ditangkap mereka kedapatan membawa sabu seberat 5 gram.

Ini adalah penangkapan kedua bagi Dani, ia menyesal. Begitu pula Hari yang mengaku baru pertama memakai narkoba dan langsung tertangkap. Pekerja konveksi ini mengaku menggunakan narkoba untuk stamina, karena harus lembur menjahit. (MJ-24)

 

 

Ini Menarik!

Borobudur Marathon, Sejumlah Jalan Disterilkan

Share this on WhatsAppMAGELANG – Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 yang digelar Minggu (19/11), …

Silakan Berkomentar