Perda Pengisian Perangkat Desa Direvisi

ilustrasi
?

DEMAK – Polemik proses pengisian perangkat desa di Kabupaten Demak kian memanas. Legislatif dan eksekutif memutuskan akan merevisi Perda dan Perbup yang menjadi dasar hukumnya.
Sebab, Perda No 6 tahun 2015 dan Perbup No 4 Tahun 2017, dinilai tidak sesuai dengan Permendagri No 83 Tahun 2015. Kendati demikian, proses pendaftaran masih akan dilaksanakan. Namun, untuk mekanisme dan syarat kembali akan dibahas dalam rencana revisi.

“Jadi, prosesnya masih jalan tidak ada yang berhenti. Hanya saja, prosesnya sampai pada pendaftaran, untuk selanjutnya harus menunggu hasil revisi,” ujar Bupati Demak M Natsir, Jumat (3/2/2017).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Demak, Fahrudin Bisri Slamet menambahkan proses pengisian perangkat desa memang akan terus berjalan namun hanya sampai pendaftaran.

“Setelah pendaftaran disetop dulu, tunggu revisi undang-undangnya selesai, setelah itu beres baru dilanjut proses pengisiannya,” timpalnya.

Dia menjelaskan ada beberapa poin yang akan direvisi namun itu hanya substansi saja sehingga tidak akan berpengaruh jika proses pendaftaran terus berlangsung.

“Ada aturan yang harus direvisi misalnya soal desa yang dipimpin pejabat sementara, dalam perbup yang bertandatangan kepala desa, namun yang melaksanakan pengisian pejabat sentara, kalau nanti tidak sinkron justru ada permasalahan,” tambahnya.
Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Muhammad Rifai mengatakan bahwa dengan adanya revisi Perda dan Perbup tersebut membuat panitia di tingkat desa amburadul.

“Pembentukan panitia itu sesuai Perda dan Perbup. Jadi, kalau Ada revisi nasib panitia yang sudah terbentuk bagaimana,” keluhnya.

Untuk itu, pihaknya meminta Bupati untuk bertanggungjawab atas persoalan ini. Setidaknya, segera melakukan pemberitahuan berkait adanya revisi tersebut.

“Sebenarnya proses pengisian perangkat sudah berjalan, sudah melampauo sosialisasi. Tapi Karena ada revisi jadi ditunda sampai revisi selesai,” paparnya.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 73 = 74

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.