Perampok Apes. Gagal Rampas Ratusan Juta, Malah Dibekuk Polisi

?
KENDAL – Seorang pelaku perampokan  berhasil diamankan Polsek Boja Kendal saat hendak merampas uang ratusan juta rupiah dari seorang kepala desa yang baru mengambil dana desa. Pelaku sempat  terlibat pergumulan dengan kepala desa dan berhasil dibekuk Kanit Intel Polsek Boja yang sedang berpatroli. Polisi masih memburu tiga kawanan perampok yang mengincar pencairan alokasi dana desa.

Pelaku perampokan dengan modus kempes ban yang ditangkap bernama Majid Wijaya warga Desa Sida Kersa Kecamatan Kayu Agung Sumatera Selatan. Tersangka Majid saat beraksi tidak sendirian, setidaknya berdasarkan pengakuan ada tiga rekannya yang ikut aksi perampokan ini.

Tersangka ditangkap saat beraksi merampas uang sebesar Rp 278 juta  yang merupakan  dana Desa Getas Kecamatan Singorojo Kendal. Modus yang digunakan kawanan perampok ini dengan memasang paku di mobil korban, kemudian membuntuti hingga dilokasi yang sepi.

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Boja, AKP Winarno Panji mengatakan, kawanan perampok asal Sumatera Selatan ini berjumlah empat orang. “Masing-masing orang berbeda peran, ada yang mengawasi nasabah yang hendak mengambil uang, ada yang bertugas sebagai eksekutor,” katanya.

Dikatakan Kapolsek, korban yang juga Kades Getas usai mengambil uang dana desa mampir di sebuah rumah makan. Saat di rumah makan itulah, kawanan perampok ini diduga memasang paku di mobil korban.

“Usai korban meninggalkan rumah makan pelaku membuntutinya hingga mobil berhenti karena ban belakang sebelah kiri kempes. Sopir dan korban turun dari mobil dan meninggalkan uang Rp 278 juta  di bawah kursi depan,” imbuh AKP Winarno.

Pelaku kemudian membuka pintu sebelah kanan, namun korban melihatnya sehingga terjadi tarik menarik tas. Pelaku sempat berhasil merampas tas berisi uang ratusan juta rupiah ini, namun korban mengejarnya dan menendang pelaku hingga terjatuh.

Pelaku sempat melawan dan berhasil membawa kabur uang Rp 278 juta , beruntung Kanit Intel Polsek Boja Aiptu Nur Effendi sedang berpatroli melihat aksi perampokan dan mengejar pelaku. “Anggota kami berhasil melumpuhkan satu pelaku dan mengamankan uang dana desa yang hendak dirampas, sementara tiga pelaku lainnya memilih kabur,” tegas kapolsek.

Pelaku perampokan mengaku, sebelumnya sudah merencanakan aksi di sebuah hotel di kawasan Bandungan Kabupaten Semarang. “Kita menggunakan dua sepeda motor dan mencari sasaran nasabah bank yang menarik uang dalam jumlah besar,” kata tersangka Majid.

Polisi mengamankan uang tunai Rp 278 juta  dana alokasi desa milik Desa Getas yang belum sempat dibawa kabur perampok. Polisi masih memeriksa tersangka dan memburu tiga kawanan lainnya yang sudah kabur. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

48 − = 41

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.