Home > JATENG RAYA > EKONOMI BISNIS > Penjualan Springbed Kelas Menengah Bawah Turun 

Penjualan Springbed Kelas Menengah Bawah Turun 

Seorang pembeli didampingi pramuniaga sedang melihat-lihat springbed saat bazaar di toko furniture Rumah Kita Jl Dr Cipto Semarang, Jumat (17/11). (foto: metrojateng.com/Anggun Puspita)
SEMARANG – Setelah Lebaran penjualan springbed untuk kelas menengah bawah mengalami penurunan. Kondisi itu dirasakan pemilik furniture dan vendor springbed di Kota Semarang.
Pemilik toko furniture Rumah Kita, Jimmy Jati Utomo mengatakan, penurunan itu dirasakannya sejak setelah Lebaran hingga sekarang. ”Dampak penurunan itu terutama untuk springbed di kelas menengah bawah dengan kisaran harga Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta,” ungkapnya di sela pameran Bazaar Springbed Rumah Kita di Jl Dr Cipto Semarang, Jumat (17/11).
Selain daya beli konsumen yang turun, penurunan penjualan tersebut juga diketahui karena bisnis properti yang juga lesu pada tahun.
Menurut Jimmy, pesatnya pembangunan rumah dan apartemen tidak berbanding lurus dengan bisnis sektor tersebut. ”Penjualan rumah yang lesu ini otomatis berdampak pada pengisian propertinya. Sehingga tidak ada pembelian furniture untuk mengisi rumah,” jelasnya.
Diketahui penjualan springbed kelas menengah bawah ini mengalami penurunan 25 persen-30 persen. Sedangkan untuk produk springbed menengah atas dan premium, penjualannya masih stabil sejak Lebaran kemarin hingga penghujung tahun ini.
Lebih lanjut Jimmy menjelaskan, untuk mendongkrak penjualan di akhir 2017 ini pihaknya menawarkan berbagai merek dan kelas springbed dengan potongan harga hingga 90 persen. Produk springbed yang ditawarkan dengan harga miring itu merupakan eks display toko dan pameran atau produk springbed keluaran lama namun tetap berkualitas.
”Kami gelar bazaar springbed ini dari 17 November hingga 17 Desember mendatang di toko furniture Rumah Kita. Selain potongan harga kami juga tawarkan cicilan hingga 24 bulan dengan bunga 0%,” tandasnya. (ang)

Ini Menarik!

Elpiji 3 Kg Harus Dijual Sesuai Ketentuan Pemerintah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY menegaskan elpiji …

Silakan Berkomentar