Home > JATENG RAYA > Pengedar Sabu Asal Semarang Dicokok di Kendal

Pengedar Sabu Asal Semarang Dicokok di Kendal

Angga MArtakusuma (kanan) saat diperiksa polisi. (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

 

 

KENDAL – Seorang terduga pengedar sabu dan pil penenang berhasil ditangkap Tim Resnarkoba Polres Kendal di rumah kontrakannya, Kamis (30/11) pagi. Ia bernama Angga Martakusuma (30) warga Tawang Ngaglik Kidul, Kota Semarang. Angga dicokok oleh Tim Resnarkoba Polres Kendal di rumah kontrakannya di Perumahan Sarirejo Indah Kecamatan Kaliwungu Kendal.

Petugas menggrebek rumah kontrakan Angga, saat ia sedang tidur di kamarnya. Awalnya Angga mengelak jika dirinya menjual sabu dan pil penenang. Petuga lantas meminta Angga membongkar barang-barang yang ada di dalam kamarnya.

Angga mengambil tas kecil yang disimpan dibelakang pintu kamarnya. Petugas meminta Angga membuka tas kecil tersebut dan mendapati timbangan electric serta satu dus rokok yang berisi puluhan paket sabu siap edar. Petugas juga menemukan bungkusan plastik yang disimpan didalam tas slempang. Dari dalam tas tersebut petugas juga menemukan puluhan paket pil penenang dari berbagai jenis.

Angga lalu dibawa ke Mapolres Kendal berikut barang buktinya. Dari penggrebelan Angga disita 20 paket sabu, 484 butir pil exymer, seribu butir pil dextro, 406 butir pil tryhex, uang tunai sejaumlah Rp 755 ribu rupiah, ponsel, bong dan timbangan eletrik. Nilainya mencapai Rp 10 juta.

Penangkapan pengedar sabu dan pil ini dilakukan Tim Resnarkoba Polres Kendal setelah menerima informasi adanya peredaran sabu di wilayah Kendal yang dilakukan oleh pengedar lintas kota.

Menurut Angga, sabu-sabu ia beli dari seseorang di kota Semarang seberat lima gram dengan harga Rp 5 juta. Angga menjualnya dalam bentuk paket. Per paket seberat 0,35 gram dijual dengan harga Rp 200 ribu. Pil penenang dijual dengan harga Rp 20 ribu per paket, berisi dua puluh butir.

Kasatnarkoba Polres Kendal AKP Suhadi mengatakan, tersangka merupakan pengedar yang menjual sabu dan pil ke anak-anak muda yang ada di wilayah Kendal. Angga terancam jeratan Pasal 114 Undang-Undang Narkotika dengan hukuman maksimal seumur hidup. (MJ-01)

Ini Menarik!

Gempa 6,9 SR Terasa Sampai Semarang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Sejumlah warga Kota Semarang berhamburan keluar rumah setelah gempa …

Silakan Berkomentar