Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Pendaki Merapi Dilarang Upacara di Puncak

Pendaki Merapi Dilarang Upacara di Puncak

image
Pendakian ke Gunung Merapi diimbau tak sampai puncak. Foto Metro

BOYOLALI – Meski saat ini Gunung Merapi dalam status aktif normal, para pendaki dimbau tak sampai puncak. Selain tidak ada tanah lapang, kondisi puncak juga labil dan mudah longsor, sehingga sangat membahayakan. Mereka hanya direkomendasikan sampai di kawasan pasar bubar saja, yang berada di ketinggian sekitar 2.500 mdpl.

Relawan Jaring Informasi Lingkar (Jalin), Mujianto, mengatakan sesuai rekomendasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta, agar pendaki tidak menggelar upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI di puncak Merapi.

Mujianto pun berharap, pendaki mematuhinya. Pasalnya, kondisi di kawasan puncak tidak layak digunakan untuk menggelar upacara. Kawasan tersebut tidak ada tanah lapang yang bisa digunakan untuk upacara bendera. Material di kawasan puncak sangat labil dan mudah longsor sehingga sangat berbahaya bagi pendaki. Selain itu, pendaki juga direkomendasikan hanya sampai di pasar bubar saja. “Jadi pendaki Merapi juga tetap harus hati-hati dan waspada,” katanya saat dihubungi wartawan.

Sementara Komandan SAR BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetya, mengatakan status gunung di perbatasan Jateng-DIY ini dalam level aktif normal, sehingga aman untuk kegiatan pendakian. Meski demikian, pendaki diimbau untuk tidak sampai ke puncak apalagi nge-camp di sana.

Untuk jalur pendakian, pihaknya hanya merekomendasikan melalui jalur Selo. “Cuacanya akhir-akhir ini bagus, Merapi terlihat cerah. Namun kami imbau tetap harus hati-hati dan waspada,” kata Kurniawan Fajar Prasetyo kepada wartawan Jumat (15/8).

Sedangkan untuk pendakian ke Merbabu, pihaknya meminta pendaki tidak membuat api unggun. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan, karena saat ini musim kemarau. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

SEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat pesanan sewa puluhan …

Silakan Berkomentar