Home > JATENG RAYA > Penataan Pasar Kalinyamatan Digelontor Rp 17,7 M

Penataan Pasar Kalinyamatan Digelontor Rp 17,7 M


 

JEPARA – Kondisi Pasar Kalinyamatan sudah lama dikeluhkan masyarakat. terutama masalah kebersihan sampah. Pasalnya, bak sampah yang tersedia hanya satu unit dan tak mampu menampung sampah. Sehingga, sampah meluber kemana-mana.

Desita Lia, warga Kalinyamatan menyampaikan, tumpukan sampah di sisi selatan bagian belakang pasar menghasilkan aroma busuk sangat menyengat. Terlebih disaat musim hujan seperti saat ini, selain mengeluarkan aroma busuk, sampah yang serakan membuat pasar menjadi kian kumuh.

“Ada bak sampah, tapi kayaknya tidak cukup. Karena di bawahnya banyak sampah. Aroma busuk luar biasa karena tempatnya terbuka tidak dikelilingi tembok,” keluh Desita, Jumat (20/1/2017).

Zumrotu, salah satu pembeli di Pasar Kalinyamatan mengeluhkan beceknya los penjualan ikan. Serta los penjulan buah seperti pisang. Di los penjualan ikan kondisinya becek. Sementara di los penjualan pisang udaranya pengap.
“Kalau gelap tidak terlalu, tapi pengap terutama bagian jualan pisang,” kata Zumrotun.

Menanggapi keluhan warga,  Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara Musthakim menyampaikan, tahun ini Pasar Kalinyamatan digelontor anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp1,7 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk penataan pasar.

“Salah satunya untuk menata pasar yang sebelah timur karena sudah kumuh,” terang Musthakim.

Selain penataan tempat-tempat yang dianggap kumuh, Musthakim menambahkan, pihaknya juga akan melakukan penataan pada atap pasar. Serta, pintu-pintu pasar yang rusak.

Selain Pasar Kalinyamatan, Musthakim melanjutkan, anggaran sebesar Rp10 miliar juga digelontorkan pemerintah pusat untuk Pasar Mayong. Anggaran tersebut bakal dialokasikan untuk pembangunan pasar. Mengingat, pasar tradisional yang satu ini pernah terbakar.

“Pasar Keling tahun ini juga mendapat alokasi anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp6 miliar untuk penataan pasar. Kalau untuk membangun anggarannya tidak sedikit, bisa mencapai Rp60 miliar,” tandas Musthakim. (Oby)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar