Pemkot Akan Bangun 2 Gedung Lagi di RSU Tidar

Walikota Magelang Sigit Widyonindito saat memimpin apel di RSUD Tidar, Senin (8/1). (foto: metrojateng.com/ch kurniawati)

 

 

MAGELANG –  Pemerintah Kota Magelang kembali berencana membangun gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tidar. Ada dua gedung baru yang akan dibangun, setinggi enam lantai dan delapan lantai.

“Pembangunan Gedung Dahlia lima lantai sudah selesai. Dalam waktu dekat, akan dibangun Gedung Aster enam lantai dan gedung baru di bagian depan, delapan lantai,” jelas Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, di sela apel pagi karyawan RSUD Tidar, Senin (8/1).

Gedung Dahlia yang selesai dibangun tahun 2017, akan segera dioperasikan dalam waktu dekat. Lantai I akan digunakan untuk rawat penyakit stroke, lantai II dan II rawat inap Ruang Dahlia, lantai IV dan V rawat inap Ruang Aster.

Gedung baru enam lantai akan dibangun di bekas Ruang Aster. Lantai I gedung itu kelak akan dipergunakan untuk tempat parkir. Pada lantai II hingga IV akan digunakan untuk ruang rawat inap kelas tiga. Sedangkan gedung baru delapan lantai saat ini masih dalam tahapan penyusunan detail engineering design (DED).

“Dalam pembangunan gedung Aster, kami mempertimbangkan hal lain. Seperti pedagang kaki lima yang ada di jalan depan bangunan, akan kami pindahkan. Sudah kami rumuskan semuanya, supaya estetikanya bagus,” urainya.

Pembangunan gedung baru ini nantinya akan menggunakan anggaran daerah (APBD). Dengan penambahan gedung dan fasilitas yang semakin komplit, Sigit meminta agar kinerja rumah sakit maupun jajaran direksi, karyawan, dan dokter juga lebih ditingkatkan. Khususnya dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum.

“Sehingga, RSUD Tidar ini akan semakin membanggakan dan dipercaya oleh seluruh warga masyarakat. Kita harus punya pemikiran visioner dan berada di depan dalam hal pelayanan kesehatan,” tuturnya.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Tidar, Septi Milna Soelistyani mengatakan, pihaknya tengah menjalani penilaian evaluasi akreditasi yang dilakukan oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (Kars). Tahun 2016 lalu, RSUD Tidar berhasil menerima akreditasi paripurna bintang lima.

“Tahun ini merupakan evaluasi tahun pertama. Diharapkan akreditasi yang sudah didapatkan tetap bertahan,” katanya.

Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, Waluyo mengusulkan agar ada penambahan kapasitas ruang parkir. Ia menilai, masalah parkir menjadi kendala krusial rumah sakit yang ada di jalan Tidar itu. “Apalagi saat ini, RSUD Tidar menjadi rujukan masyarakat baik asal Kota Magelang maupun daerah sekitarnya. Jangan sampai masalah parkir justru akan menurunkan citra RSUD Tidar,” kata politisi Partai Demokrat itu. (MJ-24)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

35 − = 34

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.