Home > JATENG RAYA > Pemkab Kendal Tak Dapat Bathi dari Parkir

Pemkab Kendal Tak Dapat Bathi dari Parkir

ilustrasi

KENDAL – Target penerimaan pendapatan dari parkir baru 62,47 persen dari target Rp 436 juta. Kepala Dinas Perhubungan M Toha mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki dan dikelola Dinas Perhubungan ada 212 titik parkir yang dikelola Dinas Perhubungan.

Diakui  sebagian besar hasil pungutan parkir digunakan untuk gaji juru parkir (Jukir).”Jukir yang berada dibawah Dinas Perhubungan jumlahnya cukup besar bisa dua kali lipat dari titik parkir yang dikelola,” jelasnya.

Menurut Toha, pengelolaan parkir di ruang tertutup dan terbuka jauh berbeda. Kalau di ruang tertutup tenaga kerja yang dibutukan hanya sedikit kalau di ruang terbuka sangat banyak, setiap titik ada jukirnya masing-masing. Dicontokan, di Kecamatan Boja ada sekitar sepuluh titik parkir dwn rata-rata pendapatan parkir satu titik sekitar Rp 40 ribu.”Setoranya ke PAD hanya sekitar Rp 4 ribu dan sisanya untuk jukir, ” jelasnya. 

Mengingat realisasi PAD dari bidang parkir sangat kecil padahal ada 212 titik yang dikelola, sedangkan parkir di Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal yang hanya mengelola satu titik realisasi realisasinya bisa mencapai Rp 1,3 milyar pertahun pihaknya menjelaskan, itu bisa terjadi karena tidak ada wajib parkir yang lolos dan jumlah pekerjanya yang terbatas. Sedangkan parkir yang dikelola Dinas Perhubungan sebagian besar ruang terbuka dan jumlah jukirnya sangat banyak.

Dikatakan, meski demikian pihaknya setiap getap meningkatkan terget PAD dari bidang parkir. Meski terget PAD Parkir tahun 2016 sebesar Rp 436.450.000 sedangkan realissasi 62,47 persen namun target 2017 tetap dinaikan menjadi Rp 650 juta.”Salah satu caranya dengan mengurangi jumlah jukir dan menekan kebocoran,” jelasnya.

Toha menambahkan, perlu diketahui ada dua jenis pajak parkir yaitu parkir jalan raya dan pajak parkir khusus. Sementara itu Edy Suyono Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan mengatakan, problem parkir sangat komplek terutama parkir di ruang terbuka sehingga membutuhkan solusi dan pendekatan agar realsisasinha bisa meningkat. Sedangkan untuk parkir khusus selama realisasinya selalu baik.”Kami tetap optimis realisasi PAD Parkir akan meningkat,” jelasnya. (MJ-01)

Ini Menarik!

Pemkab Kampar Pelajari Kawasan Industri di Kendal

Share this on WhatsApp  KENDAL – Keberhasilan Kabupaten Kendal mendirikan kawasan industri berskala besar menarik …

Silakan Berkomentar