Home > JATENG RAYA > Pembahasan APBD Semarang 2018 Terganjal Ganjar

Pembahasan APBD Semarang 2018 Terganjal Ganjar

SEMARANG – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni Kota Semarang tahun 2018 mulai dibahas di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Semarang. Tapi pembahasan terkendala oleh perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Semarang tahun 2016-2021 yang belum disetujui oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, Walikota Semarang sudah menyampaikan nota keuangan APBD murni tahun 2018 kepada DPRD untuk dibahas. Tapi ketika dibahas di Banggar, ternyata perubahan RPJMD 2016-2021 belum  disahkan oleh Gubernur Jateng. Padahal RPJMD merupakan acuan DPRD Kota Semarang untuk membahas dan mengesahkan APBD murni 2018.

‘’Kami sudah mendengarkan pidato nota keungan walikota untuk disampaikan kepada DPRD dalam rangka pembahasan APBD murni 2018, ternyata ketika dibahas di Badan Anggaran RPJMD-nya belum disahkan oleh gubernur,’’ kata Supriyadi, Minggu (12/11).

Dijelaskan, sesuai Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) Nomer 86 Tahun 2017 APBD murni 2018 tidak boleh disahkan jika RPJMD belum disetujui.  Artinya, katanya, perubahan RJPMD Kota Semarang harus disahkan Gubernur dulu baru legislatif Kota Semarang bisa membahasnya.

‘’Kita sudah melakukan persetujuan (tentang perubahan RPJMD) pada tanggal 3 Oktober dan langsung diajukan ke Gubernur, namun evaluasi Gubernur sampai dengan sekarang belum juga turun,’’ tegasnya.

Pihaknya mengaku khawatir mundurnya pembahasan APBD murni 2018 karena perubahan RPJMD belum disetujui Gubernur, akan berdampak pada kegiatan yang akan dilaksanakan Pemerintahan Kota Semarang di 2018. Padahal akhir November ini APBD murni 2018 tersebut harus sudah disahkan. (duh)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar