Pedang Pora untuk Purna Bakti Anggota Polres Kendal

Pedang pora melepas anggota Polres Kendal yang purna bakti. (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

KENDAL – Tradisi pedang pora biasanya dilakukan untuk menyambut dan mengantarkan pimpinan baru. Namun di Kendal tradisi upacara pedang pora dilaksanakan untuk mengantarkan anggota Polres Kendal yang memasuki purna bakti. Ini dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan kepada anggota yang sudah mengabdi di Polres Kendal.

Sebelum upacara pedang pora pelepasan anggota Polres Kendal yang memasuki purna bakti Senin (18/12) pagi,  29 anggota ini menerima penghargaan dari Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya. Usai menerima penghargaan anggota yang purna bakti ini disambut dengan upacara pedang pora.

Layaknya upacara penyambutan dan pelepasan pimpinan di jajaran kepolisian, anggota yang purna bakti ini dilepas menggunakan upacara pedang pora. Sementara anggota Polres Kendal lainnya berjajar mengiringi anggota purna bakti ini hingga pintu gerbang Mapolres Kendal.

Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya mengatakan tradisi ini sebagai bentuk penghargaan kepada anggota atas pengabdiannya menjadi anggota kepolisian. “Ini sebagai penghargaan kepada mereka, tradisi ini juga untuk mendoakan kepada anggota yang purna bakti serta bisa menjadi contoh kepada anggota yang masih aktif untuk mengabdi dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu bagi anggota yang memasuki purna bakti mengaku terharu dan bangga dengan tradisi upacara pedang pora ini. “Ini merupakan bentuk penghargaan kepada anggota yang sudah melaksanakan tugas pengabdian kepada institusi kepolisian,” ujar  AKBP Purn Dodo Marsodo.

Anggota yang melewati pedang pora disambut haru anggota Polres Kendal dan memberikan ucapan selamat dan terima kasih atas pengabdiannya. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

3 + = 6

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.