Beranda JATENG RAYA EKONOMI BISNIS Pedagang di Kota Semarang Dukung Impor Beras

Pedagang di Kota Semarang Dukung Impor Beras

16
0
BERBAGI
Pekerja di gudang beras Pasar Dargo Semarang. (foto: metrojateng.com)

 

SEMARANG – Kebijakan Pemerintah Pusat mengimpor beras dari luar negeri dinilai tepat sebagai langkah mengantisipasi kelangkaan beras untuk sementara waktu. Lantaran saat ini harga beras telah naik mencapai Rp4000 per kilogram yang sangat memberatkan masyarakat menengah ke bawah, apalagi beras merupakan makanan pokok.

Hal itu diungkapkan sejumlah pedagang sembako di Pasar Rasamala Kota Semarang. Pedagang setuju jika pemerintah melakukan impor beras karena selain harganya melambung juga sedang terjadi kelangkaan beras dari distributor.

Menurut para pedagang yang penting saat ini harga beras dapat turun dan dapat terjangkau kembali oleh masyarakat. Untuk harga beras di Kota Semarang sendiri kualitas standar harganya saat ini mencapai Rp12.000 dan premium seperti beras mentik wangi mencapai Rp14.000, dari sebelumnya harga kedua jenis beras tersebut antara Rp8.000-10.000 per kilo.

‘’Banyak masyarakat yang tidak jadi beli beras karena harganya yang naik mencapai Rp4.000 perkilo sehingga mengurangi omset penjualan kami. Harga dari distributor sudah mahal akibat petani banyak yang gagal panen,’’ kata salah satu pedagang sembako di Pasar Rasamala, Suyati terkait penjualan beras pascakenaikan harga, Senin (15/1).

Pantauan harga beras di beberapa pasar lainnya di Kota Semarang seperti Pasar Peterongan, juga harganya sudah melambung tinggi. Harga beras jenis C4 saat ini Rp13.000 per kilo dari sebelumnya Rp10.000. Harga tersebut sudah berlaku sejak dua minggu terakhir.

Sedangkan di Pasar Gayamsari harga beras jenis raja lele dihargai Rp13.500 dan beras C4 Super Rp12.500 per kilo. ‘’Kenaikan ini akibat stok beras yang menipis karena banyak petani yang gagal panen dan banyak petani belum panen,’’ tegas Ely, pedagang di Pasar Gayamsari. (duh)