Beranda JATENG RAYA Patuhi Instruksi Menkumham, Semua Lapas di Jateng Terapkan E-Gov

Patuhi Instruksi Menkumham, Semua Lapas di Jateng Terapkan E-Gov

15
0
BERBAGI
Kepala Kemenkumham Jateng, Ibnu Khuldun memberikan pidato dalam refleksi akhir tahun. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

SEMARANG – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah mendorong semua lembaga pemasyarakatan (lapas) yang ada di wilayahnya untuk memperbaiki mutu pelayanan dengan menerapkan sistem e-goverment (e-gov).

Kepala Kemenkumham Jateng, Ibnu Chuldun mengatakan penerapan e-gov nantinya bisa meningkatkan mutu pelayanan bagi para narapidana sekaligus mempertahankan capaian kinerja yang telah diraih pada tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun depan, kami menitikberatkan pada e-gov di lembaga pemasyarakatan. Kami akan mewujudkan e-gov sesuai arahan Menkumham untuk memfokuskan pada e-govnya,” ungkap Ibnu, Kamis (28/12).

Untuk mendukung penerapan e-gov, Ibnu menyebut bahwa pihaknya saat ini tinggal meneken surat keputusan (SK) untuk menempatkan 700 personel baru di lapas-lapas yang tersebar di Jateng.

Penambahan personel juga dilakukan di sektor keimigrasian. Jumlahnya ada 40 personel.

“Tetapi yang paling banyak untuk personel tambahan di lapas, sebanyak 700 orang. Sebab selama ini jumlah lapasnya banyak tapi pegawainya tidak pernah ditambah,” terangnya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Jateng, Djoni Priyatno menyatakan implementasi e-gov demi merubah etos kinerja dalam memberikan pelayanan maksimal di tiap lapas.

Karenanya, penerapan e-gov nantinya menggunakan layanan berbasis kecepatan elektronik. Hal ini terutama untuk memperketat pemberian remisi yang akan dilakukan sesuai aturan.

“Karena selama ini memberikan remisi selalu berdasarkan atas sikap like and dislike. Maka, tahun depan enggak ada lagi yang seperti itu. Nantinya tidak ada lagi napi yang bebas murni. Pelayanan pemasyarakatan akan berikan yang lebih maju,” tandasnya. (far)