Home > POLITIK > Pasca-Penonaktifan, Nia Akan Temui Pengurus DPC dan PAC Gerindra Solo

Pasca-Penonaktifan, Nia Akan Temui Pengurus DPC dan PAC Gerindra Solo

image
Sekretaris DPC Gerindra Solo, NR Kurnia Sari menunjukan surat penunjukkan dirinya sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Solo saat jumpa pres, Minggu (14/9). Metrojateng/Eko Susanto

SOLO-Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Solo, NR Kurnia Sari, yang dinonaktifkan akan menemui masing-masing pengurus DPC dan PAC Gerindra. Hal tersebut untuk silaturahmi sekaligus menjelaskan duduk persoalan tentang penunjukan dirinya sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Solo, berdasarkan penunjukan DPP Gerindra.

“Saya akan mendatangi pengurus DPC dan PAC agar persoalannya clear,” ujar Kurnia Sari saat jumpa pres, Minggu (14/9).

Selain dinonaktifkan dari Sekretaris DPC oleh pengurus lainnya, penunjukkannya sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Solo, juga ditolak DPC. Kemudian, DPC Gerindra Solo, mengusulkan nama M Irawan sebagai Ketua Fraksi DPRD Solo.

Nia, begitu sapaan akrabnya mengaku mendapatkan surat keputusan dari DPP. Dalam Surat Keputusan DPP nomor 08-0281/Kpts/DPP-Gerindra/2014 tentang Ketua Fraksi DPRD Kota Surakarta Provinsi Jateng periode 2014-2019, tertanggal 12 Agustus 2014 yang ditandatangani Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzami. Di SK tersebut disebutkan NR Kurnia Sari sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Solo.

“Atas dasar pertimbangan kondusifitas, adanya penolakan dan dinamika di DPC, kami usulkan ke DPD untuk penggantian tersebut. Tapi, DPD meminta untuk tetap melaksanakan SK DPP, toh tanpa saya menjadi Ketua Fraksi tidak ada masalah tetap kader Partai Gerindra,” kata Nia.

Menurutnya, meski SK DPP tentang penunjukkan sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Solo diambil langsung ke DPP. Namun, sebelumnya DPP telah mengirimkan surat tentang nama-nama yang ditunjuk menjadi Ketua Fraksi di 35 kabupaten/kota di Jateng. “Kalau nggak Senin ya, Selasa saya akan temui pengurus DPC dan PAC untuk menjelaskan persoalan ini biar jelas semuanya. Maksud saya tak lain biar semua persoalan jelas,” katanya.

Terkait dinonaktifkannya dari Sekretaris DPC Gerindra Solo, Nia menegaskan yang berhak menonaktifkan adalah DPP. Ia telah mendengar jika DPD Partai Gerindra Jateng akan ke Solo untuk melakukan klarifikasi. “Kami tahunya dari media, kalau pengurus DPD Gerindra Jateng mau ke Solo,” tutur dia. (sus)  

Ini Menarik!

Pencalonan Incumbent di Pilgub Jateng Diawasi Ketat

Share this on WhatsApp SEMARANG – Proses pencalonan incumbent yang kembali maju di bursa Pemilihan …

Silakan Berkomentar