Pasar Murah, Beras dan Gula Diserbu Warga

DEMAK – Komoditas beras dan gula pasir langsung diserbu warga setelah Bazar Ramadan di halaman Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinakerind) Kabupaten Demak dibuka. Bahkan kurang dari satu jam dua komoditas tersebut sudah ludes terjual.

Pasar Murah Dinakerind Demak. Foto: metrojateng.com

Aminah (50), warga sekitar Kantor Dinakerind menuturkan bahwa beras dan gula merupakan kebutuhan pokok, sehingga banyak warga termasuk dirinya langsung berburu beras dan gula saat ada bazar atau pasar murah.

“Kebutuhan yang pasti itu beras dan gula. Jadi, kalau ada pasar murah tetap membeli yang pokok-pokok dulu,” katanya, Rabu (30/5).

Tiap warga hanya dibatasi untuk membeli beras dan gula masing-masing dua bungkus. Satu bungkus beras berisi 2,5 kilogram dan gula satu kilogram.

“Harganya jelas lebih murah. Meskipun jumlah pembelian dibatasi,” lanjutnya.

Kepala Dinakerind Kabupaten Demak, Eko Pringgolaksito menyampaikan bahwa Bazar Ramadan tersebut berlangsung selama dua hari sejak hari ini. Ada 50 stan dalam bazar meliputi produk-produk unggulan di Kabupaten Demak.

Di antaranya, Industri pengolahan ikan, industri garmen dan konveksi, industri mebel, industri pengolahan makanan dan industri kerajinan.

“Untuk beras dan gula memang paling laris. Belum ada satu jam sudah habis. Untuk dua hari ini kami sediakan 3,5 kuintal untuk beras dan 2,5 kuintal untuk gula. Kita lihat apakah akan ditambah lagi atau tidak tergantung besok,” jelasnya.

Bazar Ramadan tersebut dimaksudkan membantu warga yang berada di bawah kemiskinan. Harga gula yang aslinya Rp 12,5 ribu per kilogram menjadi Rp 11 ribu per kilogram. Sedangkan beras Rp 25 ribu per 2,5 kilogram turun menjadi Rp 22 ribu per 2,5 kilogram.

“Ada 200 kupon yang kami bagi dengan satu kupon senilai Rp 10 ribu. Tapi bagi yang tidaj memiliki kupon tetap bisa belanja di bazar ini,” tandasnya.(MJ-23)

dprd kota semarang
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 9 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.