Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Pasar Babadan Trocoh Saat Hujan, Dagangan Warni Jadi Basah Kuyup dan Rusak

Pasar Babadan Trocoh Saat Hujan, Dagangan Warni Jadi Basah Kuyup dan Rusak

ilustrasi
ilustrasi

UNGARAN – Sejumlah pedagang pasar Babadan, Ungaran, mengeluh sebab proyek pembangunan pasar tersebut masih belum sempurna. Kebocoran diperkirakan karena konstruksi talang tidak dikerjakan dengan baik. Sehingga ketika turun hujan, airnya masuk ke dalam kios dan los yang berada di bawah talang tersebut, sehingga menyebabkan los milik pedagang basah kuyup saat hujan turun hingga mengakibatkan barang dagangan jadi rusak.

“Kami berjualan jadi tidak nyaman, karena setiap kali turun hujan selalu trocoh (kemasukan air hujan). Ini lihat barang dagangan kami seperti beras, bawang merah sampai basah semua karena bocoran air hujan tersebut,” kata pedagang sembako, Warni (56), warga Munding, Bergas, Kamis (11/12) pagi tadi.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Babadan, Parlan, mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan pada kontraktor terkait kebocoran tersebut. Alasan dari kontraktor kebocoran tersebut akan segera diperbaiki. Sebab saat ini masih konsentrasi untuk penyelesaian dulu. Setelah itu akan dilakukan perbaikan kebocoran. “Kami harap pemerintah segera melakukan pembenahan seperti ini,” imbuhnya.

Sementara itu Lurah Pasar Babadan, Budi Mulyono, keluhan kebocoran dari para pedagang memang sudah masuk. Ada kemungkinan talang tersebut tidak bisa menampung volume air yang besar saat hujan deras. “Kita sudah menerima keluhan tersebut dan kami sampaikan kepada atasan untuk penanganannya,” ungkap Budi. (MJ-02)

 

Ini Menarik!

Gempa 6,9 SR Terasa Sampai Semarang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Sejumlah warga Kota Semarang berhamburan keluar rumah setelah gempa …

Silakan Berkomentar