Home > JATENG RAYA > Panti Rehabilitasi Banjir, Aktivitas Terapi Terganggu

Panti Rehabilitasi Banjir, Aktivitas Terapi Terganggu

DEMAK – Aktivitas Panti Rehabilitasi Sosial (PRS) Mauntaul Mubarok Dukuh Lengkong Desa Sayung RT 6 RW 6 Kabupaten Demak Terganggu akibat bencana banjir. Panti yang diasuh Kiai Abdul Chalim ini fokus menangani pecandu narkoba dan gangguan kejiwaan (gila).

Banjir kali ini memang lebih besar ketimbang sebelumnya. Yakni ketinggian air mencapai 30 sentimeter sampai 60 sentimeter. 

Salah seorang Tenaga Sosial di PRS Mauntaul Mubarok, Faizi mengatakan bahwa banjir datang akibat luapan Sungai Dombo, yang tidak kuat menampung kenaikan debit air. 

“Air banjir menggenang di Desa Sayung, termasuk lingkungan panti,” Katanya, Rabu (8/2/2017).

Ketinggian air yang mencapai 40 sentimeter membuat aktifitas panti terganggu. Bahkan untuk pasien psikotik harus diungsikan ke komplek pasien narkoba.

Padahal, pihak panti harus memberikan terapi dan perawatan kepada 65 pasien psikotik dan 20 pasien pecandu narkoba. Aktifitas panti biasanya melakukan olah raga pagi, terapi kelompok, memberikan makan, dan perawatan lainnya. 

“Aktivitas kami memang terganggu dengan munculnya Banjir. Kami harus bekerja ekstra,” lanjutnya.

Selain itu, bencana banjir jiga mengakibatkan pasien rawan terganggu kesehatannya. 

“Iya, Karena pakaiannya basah susah kering. Cuaca juga rent an membawa penyakit,” papar dia.

Saat ini, mempunyai Pekerja sosial 1 orang, tenaga kesejahteraan sosial ada 5 orang, konselor ada 5 orang, perawat atau pengurus ada 10 orang.

“10 orang perawat dibagi dua sift. Yakni 6 siang hari dan 4 malam hari,” pungkasnya.(MJ-23)

Ini Menarik!

Mengunjungi Jejak Sejarah Indonesia di Lawang Sewu

Share this on WhatsAppLawang Sewu dalam bahasa Indonesia berarti “Pintu Seribu”. Warga Semarang menyebutnya demikian …

Silakan Berkomentar