Home > KRIMINAL & HUKUM > Panitia Pilkades Curang, Wibowo Lapor Polisi

Panitia Pilkades Curang, Wibowo Lapor Polisi

SEMARANG – Diduga berbuat curang, panitia pemilihan kepala desa (Kades) di Desa Trikoyo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng, Senin (6/4) siang, oleh salah satu calon kades yang merasa dirugikan. 

Menurut pelapor, Dasar Wibowo (32) warga Trikoyo RT 2 RW 2, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, saat pemilihan yang diselengarakan 28 Maret 2015 lalu di Desa Trikoyo tersebut, berdasarkan penghitungan para saksi, pihaknya-lah yang seharusnya menang. 

Tapi hal berbeda justru tertuang dalam surat berita acara yang diterbitkan oleh panitia pemilihan kepala desa yang memenangkan pihak lawannya, yakni Tarmijan (47), warga Trikoyo RT 3 RW 4, Jaken, Pati. 

“Saya dizolimi secara sistematis. Panitia telah melakukan kecurangan saat proses penghitungan,” kata Wibowo saat melapor di Mapolda Jateng. 

Saat itu, jumlah pemilih berdasarkan undangan yang hadir adalah 1482 orang dan hanya ada dua calon dalam pemilihan kepala desa tersebut. Yakni Dasar Wibowo dengan nomor urut 1, dan Tarmijan yang juga mantan Kades dengan nomor urut 2.

Sementara, berdasarkan hasil penghitungan saksi menunjukkan bahwa Dasar Wibowo memperoleh 731 suara. Sedangkan pihak Tarmijan berdasarkan penghitungan saksi memperoleh 730 suara. 

“Sehingga saya seharusnya menang dengan selisih 1 suara. Bahkan saya sudah diarak pulang dan dikawal polisi. Semua pendukung sudah merayakan kemenangan,” imbuhnya. 

Namun Wibowo kaget bukan kepalang, saat menerima surat berita acara terkait hasil penghitungan tersebut. Berdasarkan Surat Berita Acara Nomor 141.1/13/III/2015, disebutkan hasil penghitungannya adalah; Dasar Wibowo calon nomor urut 1 memperoleh 731 suara. Sedangkan Tarmijan calon nomor urut 2 memperoleh 732 suara. 

“Diduga ada kecurangan panitia yang dilakukan dengan cara mengubah angka di surat berita acara menggunakan alat tulis.” ungkapnya. 

Atas dugaan kecurangan tersebut, Wibowo meminta keadilan dan penegakan hukum dengan melapor ke Polda Jateng. Hingga petang tadi pihak pelapor masih dimintai keterangan oleh petugas SPKT Polda Jateng. (Yas)

Ini Menarik!

Nando Akhirnya Bersekolah, Kapolsek Mengantarnya

Share this on WhatsApp JEPARA – Kapolsek Welahan AKP Rismanto mengantarkan langsung Nando anak berusia …

Silakan Berkomentar