Beranda JATENG RAYA Paguyuban Kades Minta Proses Seleksi Perangkat Dihentikan Sementara

Paguyuban Kades Minta Proses Seleksi Perangkat Dihentikan Sementara

9
0

 

KENDAL – Sejumlah Kepala Desa (Kades) yang tergabung dalam paguyuban Kades meminta agar proses lanjutan tahapan seleksi perangkat desa dihentikan. Ketua paguyuban Kades, Bambang Utoro mengatakan, sebaiknya rekomendasi hasil seleksi perangkat ditunda terlebih dahulu guna menunggu pemeriksaan inspektorat.

“Kami minta tahapan lanjutan seleksi perangkat desa ditunda dulu, karena masih banyak laporan penyimpangan tes seleksi perangkat,” kata Bambang, Jumat (22/12) sore. Menurut Bambang, jika nantinya hasil pemeriksaan inspektorat tidak terbukti ada penyimpangan, LPMP sebagai pihak ketiga yang melaksanakan tes seleksi bisa melanjutkan tahapan berikutnya.

Berkaitan dengan hasil tes seleksi perangkat desa itu, sejumlah kades memprotesnya. Mereka mendatangi Bupati Kendal meminta keterangan hasil inspektorat yang diturunkan untuk memeriksa hasil tes seleksi perangkat.

“Dari pemaparan sejumlah kades yang mengindikasikan masih banyak masalah dalam pelaksanaan tes. Maka kami meminta LPMP menunda terlebih dahulu tahapan selanjutnya menunggu hasil inspektorat,” imbuh Bambang Utoro.

Bambang menambahkan, jika ditemukan masalah maka desa yang terindikasi ada masalah minta diulang kembali tes seleksi. Namun jika dikemudian hasil pemeriksaan inspektorat tidak menemukan masalah maka dipersilahkan LPMP melanjutkan tahapan seleksi .

Sementara itu Inspektur Tatang Iskandaryanto mengatakan, sudah meminta keterangan kepada pihak LPMP terkait permasalahan yang muncul dilapangan saat tes seleksi perangkat. Pihaknya juga sudah memeriksa Kades yang melaporkan ada masalah.

“Seharusnya saya akan menyerahkan hasil pemeriksaan Rabu depan. Namun karena masih banyak tambahan data maka akan kembali periksa sehingga butuh waktu lagi,” jelas Tatang.

Sementara itu beredar surat Bupati Kendal terkait penundaan pemberian rekomendasi di media sosial. Surat yang ditandatangani Bupati Kendal Mirna Annisa ini menyebutkan, karena banyak permasalahan dan aduan terakit pelaksanaan seleksi perangkat desa, maka dimohon kepada camat untuk menunda memberikan rekomendasi. Penundaan pemberian rekomendasi ini dilakukan menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat Kendal. (MJ-01)