Beranda JATENG RAYA Organda: Light Rail Transit Belum Waktunya

Organda: Light Rail Transit Belum Waktunya

12
0
BERBAGI
Ilustrasi
SEMARANG – Pembangunan moda transportasi Light Rail Transit (LRT)  atau kereta api ringan di Kota Semarang dinilai belum waktunya. Hal itu ditegaskan oleh Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Semarang yang keberatan dengan keberadaan LRT di Ibu Kota Jateng.
Sebelumnya, penilaian belum saatnya LRT di Semarang juga diungkapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang. Dewan menilai tidak realistis karena kebutuhan biayanya mahal dan masih banyak program pemerintah belum direalisasikan.
Menurut Ketua Organda Kota Semarang, Wasi Darono, keberadaan LRT akan semakin menjadikan kehidupan angkot (angkutan kota) semakin terjepit. Mereka akan semakin menjadi hidup segan mati tak mau. Dengan telah adanya BRT Trans Semarang saja mereka sudah kesulitan bersaing.
”Kami khawatir jika nanti ditambah ada LRT akan semakin memberikan dampak yang tidak diinginkan, kasihan para pelaku angkot di Kota Semarang,” katanya, Selasa (5/12).
Pihaknya mengharapkan, para pihak terkait khususnya para pelaku angkot bisa dilibatkan Pemkot dalam membahas rencana LRT di Semarang. Pihaknya berharap, harus ada keterkaitan saling mendukung dan menguntungkan apabila nantinya LRT memang harus ada di Semarang.
Ditegaskan, angkot pasti tidak akan mampu bersaing jika nanti hanya dijadikan sebagai kompetitor LRT dan BRT. Mereka pasti akan gulung tikar, padahal selama puluhan tahun mereka telah turut serta dalam membangun kota dengan melayani para penumpang.
”Anggota kami kemampuannya hanya bisa nyopir, tidak punya mata pencaharian lainnya. Karenanya, transportasi yang sudah ada saat ini bagaiamanapun caranya wajib harus tetep eksis,” tegasnya. (duh)