Organda Dukung Operasional Trans Semarang Koridor VII

SEMARANG – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Semarang menyatakan tidak keberatan dengan penambahan koridor baru BRT Trans Semarang yaitu koridor VII dengan rute Terminal Terboyo-Jalan Pemuda dan kembali ke Terboyo.

Peluncuran BRT Koridor VII, Selasa (15/5). Foto: masrukhin abduh

Wadah transportasi di Kota Semarang ini justru mengaku mendukung program dari pemerintah tersebut. Karena menilai program itu tujuannya adalah untuk mengurangi kemacetan dan pembenahan transportasi yang lebih baik di Ibu Kota Jateng.

‘’Selaku wadah transportasi di Kota Semarang dan mitra Pemerintah Kota Semarang mendukung program dari pemerintah untuk BRT koridor VII, sebagai transportasi umum secara massal,’’ kata Ketua Organda Kota Semarang, Wasi Darono, Selasa (15/5).

Pihaknya juga mengaku sudah selalu diajak berbicara dalam pembahasan program koridor baru ini oleh pemerintah. Bahkan, para pelaku transportasi yang nantinya akan berhimpitan dengan keberadaan armada Trans Semarang koridor VII juga sudah diajak sharing.

‘’Rekan-rekan pelaku transportasi yang berhimpitan mereka juga bisa menerima karena sudah dilibatkan dalam konsorsium,’’ jelasnya.

Dilibatkannya para pelaku transportasi dalam program koridor baru, dia menjelaskan, di antaranya ada yang ikut menjadi driver BTR Trans Semarang karena memenuhi persyaratan.

Wasi Darono juga menegaskan tidak khawatir keberadaan koridor VII itu akan mengurangi jumlah penumpang angkutan kota atau bis kota. Karena pangsa penumpang antara angkot atau bis kota dengan Trans Semarang sudah punya sendiri-sendiri.

‘’Jadi yang kepingin naik dengan berhenti di shelter-shelter mungkin akan naik BRT. Tapi kalau yang kepingin naik yang bisa berhenti di sembarang tempat tentu bisa pilih transportasi angkot atau bis kota atau angkutan online,’’ tandasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Semarang baru saja meluncurkan BRT Trans Semarang koridor baru yaitu koridor VII di Balai Kota, Selasa (15/5). Peluncuran oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi ditandai dengan pemecahan kendi berisi air. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 14 = 22

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.